[A Kementerian Agama RI | Ditjen Bimas Katolik
Jumat, 18 April 2014
   HOME   PRODUK PERUNDANGAN   PROFIL      KONTAK KAMI    BUKU TAMU    GALERI   LINK TERKAIT    SITEMAP   






Buku Tamu

james j.umbu tobu dari 39.212.114.212 tanggal 17-04-2014 09:47
proficiat utk bpk.eus binsasi yang dilantik menjadi dirjen bimas katolik.

Rudi Muryanta, Pengawas Penda Katolik Kab. Malang dari 114.4.23.55 tanggal 17-04-2014 03:11
Kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Bapak Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI, Bpk. Eusabius Binsasi. Semoga Tuhan memberkati Bapak Dirjen beserta seluruh jajarannya. Dan semoga Bimas Katolik dalam binaan Bapak Dirjen yang baru ini semakin menjadi lebih besar dalam segala hal. Amin

I Nyoman Werna, S.Ag dari 120.165.2.65 tanggal 16-04-2014 22:13
Selamat atas pelantikan Bapak Dirjen Bimas Katolik yang Baru Bapak Esebius, Binsasi semoga kepemimpinan Bapak ke depan semakin merakyat dan dicintai masyarakat dalam segala kalangan. selamat. Gbu. Pak Werna pengawas pendidikan agama katolik tingkat dasar Kota Denpasar

KRISTIANUS,S.Ag.,M.Si dari 39.220.63.85 tanggal 15-04-2014 22:12
Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada Bpk Matias yang tidak bosan-bosannya menyuarakan tentang tunjangan sertifikasi, saya juga sebagai rekan seprofesi sangat mendukung apa yang bapak utarakan berkaitan TPG mudah-mudahan bisa didengarkan oleh para petinggi kita. Kalaupun belum direspon jangan bosan-bosan bersuara dan kita berharap pencairan TPG yang dikucurkan tanggal 9 April oleh pemerintah bisa menjadi kenyataan dan tidak terbelit oleh sistem birokrasi yang panjang yang selalu menjadi momok yang membosankan. Kepada Dirjen yang baru saya ucapkan selamat bertugas dan perhatikan juga jeritan kaum jelata dengan semangat cinta kasih dan persaudaraan sebagaimana yang diajarkan oleh sang Guru Agung Yesus Kristus. Selamat memasuki pekan suci.

Mathias Warbal Guru Agama Katolik SMP N9 Kota Soro dari 182.8.161.72 tanggal 15-04-2014 07:59
Para Sahabat Guru Agama Katolik Yang Senasib dalam Perjuangan. Setiap kali saya membuka Buku Tamu, pasti ada saja cerita yang sama tentang belum terbayarnya uang TPG alias dana sertifikasi. Ada perasaan terharu yang amat mendalam membaca kisah-kisah kita itu. Seolah kita guru agama katolik ini adalah anak tiri. Selalu saja ada alasan dari Atasan Di Atas Sana (bukan dari Sorga) tentang belum sampai tuntas persoalan sekitar TPG itu. Begitu banyak teman yang rupanya belum menerima dana itu, namun hanya seditikit saja yang berani menulis pada sarana ini. Banyak terimakasih kepada teman-teman yang rajin dan tanpa putus asa menyuarakan hal itu lewat media ini. Percayalah perjuangan anda sungguh telah membantu nasib sekian banyak guru yang memiliki nasib yang sama. Atas nama teman2 Guru Agama Katolik di Propinsi Papua Barat, khususnya Kota Sorong, saya, sebagai Sekretaris KKG-MGMP Guru Agama Katolik Sto. Hieronimus Kota Sorong, menyampaikan banyak terimakasih. Kami juga mengalami nasib yang sama, ada yang belum terbayar sejak tahun 2012. Malahan amat menyedihkan ada teman kami yang sampai meninggal TPGnya selama tiga bulan tidak pernah terbayarkan. Sekali lagi Terimakasih kepada teman2 yang tiada putus-putusnya dan berani dengan segala resiko menyuarakan nasib yang sama. Ada hal yang menarik dari Bapak Dirjen yang baru yaitu Pendidikan masuk nomor urut kedua dari belakang. Apakah itu ada resiko lagi dalam dunia pendidikan agama katolik, khususnya nasib tujangan guru-guru agama? kita lihat saja. mengakhiri suport ini saya ingin mengutip penggalan Kata-Kata Yesus bagi Teman-Temanku tercinta: ...ketuklah maka pintu akan dibuka.... Bapa siapa yang bila anaknya meminta roti, dia akan memberikan ular.... Mudah2an Bapak Dirjen Yang Baru adalah penggenap Kata-Kata Tuhan Yesus kita. Semoga.

Mathias Warbal Guru Agama Katolik SMP N9 Kota Soro dari 182.8.161.72 tanggal 15-04-2014 07:59
Para Sahabat Guru Agama Katolik Yang Senasib dalam Perjuangan. Setiap kali saya membuka Buku Tamu, pasti ada saja cerita yang sama tentang belum terbayarnya uang TPG alias dana sertifikasi. Ada perasaan terharu yang amat mendalam membaca kisah-kisah kita itu. Seolah kita guru agama katolik ini adalah anak tiri. Selalu saja ada alasan dari Atasan Di Atas Sana (bukan dari Sorga) tentang belum sampai tuntas persoalan sekitar TPG itu. Begitu banyak teman yang rupanya belum menerima dana itu, namun hanya seditikit saja yang berani menulis pada sarana ini. Banyak terimakasih kepada teman-teman yang rajin dan tanpa putus asa menyuarakan hal itu lewat media ini. Percayalah perjuangan anda sungguh telah membantu nasib sekian banyak guru yang memiliki nasib yang sama. Atas nama teman2 Guru Agama Katolik di Propinsi Papua Barat, khususnya Kota Sorong, saya, sebagai Sekretaris KKG-MGMP Guru Agama Katolik Sto. Hieronimus Kota Sorong, menyampaikan banyak terimakasih. Kami juga mengalami nasib yang sama, ada yang belum terbayar sejak tahun 2012. Malahan amat menyedihkan ada teman kami yang sampai meninggal TPGnya selama tiga bulan tidak pernah terbayarkan. Sekali lagi Terimakasih kepada teman2 yang tiada putus-putusnya dan berani dengan segala resiko menyuarakan nasib yang sama. Ada hal yang menarik dari Bapak Dirjen yang baru yaitu Pendidikan masuk nomor urut kedua dari belakang. Apakah itu ada resiko lagi dalam dunia pendidikan agama katolik, khususnya nasib tujangan guru-guru agama? kita lihat saja. mengakhiri suport ini saya ingin mengutip penggalan Kata-Kata Yesus bagi Teman-Temanku tercinta: ...ketuklah maka pintu akan dibuka.... Bapa siapa yang bila anaknya meminta roti, dia akan memberikan ular.... Mudah2an Bapak Dirjen Yang Baru adalah penggenap Kata-Kata Tuhan Yesus kita. Semoga.

Deli Sitepu dari 124.81.1.22 tanggal 14-04-2014 13:15
Bapak Dirjen yang terhormat, saya guru agama katolik di kepulauan mentawai,sumatra barat dan terdaftar sebagai PNS di Pemkab Kep.Mentawai. Saya sudah menyelesaikan studi Strata 1 dari IPI Malang program KJJ tahun 2010 tetapi saat ini masih golongan II/c, diangkat sebagai CPNS tahun 2009. Apakah saya sudah bisa mengikuti sertifikasi?? Mohon informasinya,tarima kasih. Email saya : sitepu_deli@yahoo.co.id

Teodorus Endro Sujadmiko dari 180.253.73.253 tanggal 12-04-2014 06:32
Selamat kepada Bapak Eusabius Binsasi sebagai Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI yang baru, semoga Bimas Katolik tambah jaya dan semakin meningkatkan pelayanan pada masyarakat Katolik.

Martinus Tupen Payon dari 125.167.178.106 tanggal 11-04-2014 03:01
Selamat dan Profisiat untuk Bapak Eusabius Binsasi sebagai Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI yang baru. Semoga hidup, karya dan pelayanan beliau selalu dalam berkat dan tuntunan terang Allah Roh Kudus.

yohanes dari 139.192.73.210 tanggal 04-04-2014 07:43
yth kepada dirjen bimas katolik atau direktur pendidikan agama katolik, mohon dibuatkan aturan yng resmi untuk pencairan sertifikasi , sehingga disemua daerah dapat menjadi acuan pembayaaran. karena sekarang ini acuan atau pedoman pembayaran sertifikasi secaara teknisnya tidak sama , sehingga bisa menimbulkan masalah bagi guru yang sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan undang undang.

Halaman


Nama

Pesan

Ketik angka 8737 ke kotak teks ini
©2010 Kementerian Agama Republik Indonesia Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan
Halaman ini diproses dalam waktu 0.003939 detik