Selasa, 16 Mei 2017, 16:00

Pelatihan Penulisan Jurnal PTAK Berbasis Teknologi Informasi – Online System

Jakarta, DBKat--Perguruan Tinggi Agama Katolik harus bermutu dan berdaya saing. Salah satu indikator untuk mencapai kualitas mutu dan daya saing tersebut adalah melalui penelitian/riset sebagaimana diamanahkan dalam Tridharma Perguruan Tinggi, demikian penegasan Dirjen Bimas Katolik, Drs Eusabius Binsasi, dalam acara Pembukaan Pelatihan Penulisan Jurnal Perguruan Tinggi Agama Katolik Berbasis Teknologi Informasi Online System di Hotel Grand Cemara, Jakarta Pusat, 11 Mei 2017. Peserta pelatihan adalah para dosen dari Perguruan Tinggi Agama Katolik Swasta dan Negeri se-Indonesia. Dalam arahan pembukaan, Dirjen Bimas Katolik, Eusabius Binsasi menggugah kesadaran para dosen agar semua hasil penelitian yang selama ini diterbitkan secara offline hendaknya keluar dari zona offline menuju era jurnal berbasis IT online system. Hal ini menjadi sangat penting dan mendesak karena, Pertama, produk-produk, hasil-hasil penelitian atau riset yang lahir dari PTAK masih sangat minim untuk diterbitkan secara on line baik dalam Jurnal terakreditasi nasional maupun international.. Kedua, salah satu indikator dosen itu bermutu dan profesional adalah adanya riset/penelitian yang bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan prodi/kelembagaan yang bermanfaat untuk masyarakat luas dan mudah diakses secara online system.

Dengan demikian di tahun 2017, penelitian yang dihasilkan dosen dapat dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi baik nasional maupun internasional. "Target kita 25 proposal penelitian yang siap uji dan akan dibantu tahun 2017, diharapkan hasilnya nanti bisa diterbitkan dalam jurnal online," papar Direktur Pendidikan Katolik, Fransiskus Endang.

Lebih lanjut Kasubdit Pendidikan Tinggi menegaskan bahwa untuk mewujudkan harapan ini (baca: jurnal online system) maka para dosen diharapkan untuk mulai menulis. "Seseorang bisa saja membaca tapi belum tentu menulis, tetapi seseorang menulis pasti harus membaca".

"Setiap PTAK kembangkan mekanisme 'baku mutu' dengan cara haruskan tiap dosen, sesuai dengan bidang ilmunya untuk meresensi buku baru dan dimuat di media yang mudah diakses. Dengan demikian semakin dosen menulis dalam jurnal baik nasional terakreditasi ataupun internasional tereputasi maka dosen tersebut akan semakin berkembang, semakin perguruan tinggi itu punya nama, punya karisma, punya wibawa," demikian papar Kasubdit Pendidikan Tinggi.

Dalam pertemuan selama lima hari, dari hari kamis 11 Mei - Senin 15 Mei 2017 para peserta mendapat banyak informasi dari narasumber yang berkompeten dalam bidangnya perihal Kebijakan Nasional tentang Penulisan Artikel Jurnal Berbasis IT- Online System, Strategi mempublikasi Jurnal International, Praktek Penulisan Jurnal Ilmiah Berbasis IT- Online System .

Para peserta merasa senang dengan kegiatan pelatihan ini karena melalui kegiatan tersebut pengetahuan dan wawasan bertambah, serta motivasi untuk mulai menulis jurnal terpacu. Hasil penelitian yang tidak bersifat rahasia, tidak mengganggu dan/atau tidak membahayakan kepentingan umum atau nasional wajib disebarluaskan dengan cara diseminarkan, dipublikasikan, dipatenkan, dan/atau cara lain yang dapat digunakan untuk menyampaikan hasil penelitian kepada masyarakat. (Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015). Semoga amanah ini menginspirasi para dosen untuk mulai menulis sepulang dari kegiatan pelatihan tersebut.

*Alfa

Berita Lainnya
Senin, 6 November 2017, 12:36

Uskup Agung Jakarta: Lewat Keindahan yang Kita Lihat dan Kita Dengarkan, Kita Dibantu Untuk Sampai Kepada Tuhan, Sang Pencipta Keindahan

Senin, 6 November 2017, 11:45

Pagelaran Paduan Suara PTAK Berlangsung Meriah

Minggu, 5 November 2017, 13:38

Persiapan Pagelaran Paduan Suara Tingkat Nasional PTAK

Selasa, 24 Oktober 2017, 11:05

DITJENBIMAS Katolik Akan Selenggarakan Pagelaran Paduan Suara PTAK Tingkat Nasional

Jumat, 15 September 2017, 14:23

Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Agama Katolik Melalui Bimtek