Selasa, 11 Juli 2017, 15:31

Draf AD Badan Amal Katolik Hampir Rampung

Jakarta, DBKat--Direktur Urusan Agama Katolik, Sihar Petrus Simbolon, mengapresiasi draf Anggaran Dasar Badan Amal Kasih Katolik yang dibahas bersama Tim bakal calon Pengurus Badan Amal Kasih Katolik pada Senin (10/7) di ruang kerjanya, Kementerian Agama Jalan Thamrin Jakarta.

"Draf ini sudah bagus, akuntabel dan transparan. Saya mengapresiasi hasil kerja tim ini. Selanjutnya Tim tinggal menyempurnakan sedikit di sana-sini, untuk kemudian diusulkan menjadi Surat Keputusan (SK) melalui surat permohonan resmi oleh Uskup Keuskupan Agung Jakarta kepada Menteri Agama, dalam hal ini Direktur Jenderal Bimbimbingan Masyarakat Katolik," ujarnya kepada Tim Badan Amal Kasih Katolik Keuskupan Agung Jakarta.

Pastor Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta, Pastor Samuel Pangestu, Pr, menyampaikan maksud kunjungannya adalah untuk membahas draf Anggaran Dasar Badan Amal Katolik yang sudah disiapkan tim Keuskupan Agung Jakarta. Pembahasan ini dalam rangka penyempurnaan agar segera bisa diusulkan oleh Uskup Keuskupan Agung Jakarta. Ia berharap setelah pembahasan ini draf dapat diperbaiki dan disempurnakan untuk kemudian diusulkan dari SK.

"Setelah pembahasan ini, tim akan menyiapkan dan memperbaiki draf Anggaran Dasar Badan Amal Katolik, kemudian segera ditindaklannjuti untuk menjadi SK," ujarnya.

Beberapa hal yang menjadi sorotan bersama dalam perbahasan draf tersebut antara lain soal maksud dan tujuan Bakkat, usulan besar sumbangan, kepengurusan, kewenangan dan kewajiban pengurus, pengawasan, pembukuan, dan anggaran rumah tangga.

Maksud dan tujuan Bakkat adalah (1) menghimpun dan mengelola sumbangan pemeluk agama Katolik yang dapat mengurangi pembayaran pajak penghasilan pribadi dari perorangan maupun pajak badan; (2) menyalurkan sumbangan dana kepada umat yang membutuhkan, membiayai aktivitas umat Gereja Katolik, pembangunan Gereja Katolik, biaya pendidikan Seminari, Sekolah Keagamaan Katolik, pembinaan umat kategorial dan parokial, operasional Keuskupan/Paroki, pembiayaan badan-badan sosial yang berkekurangan, dan mendukung kegiatan pastoral yang memajukan hidup keagamaan dan ibadat Gereja; melaksanakan kerasulan suci, karya amal kasih di bidang sosial dan (3) memelihara dan mengurus serta mengelola harta benda dan kekayaan Bakkat baik berupa barang tidak bergerak maupun bergerak.

Sorotan lain berdasarkan draf tersebut adalah bahwa usulah besarnya amal kasih yang wajib bagi setiap orang/badan berdasarkan Kitab Suci adalah 10% (sepuluh persen) dari penghasilan.

Pada bulan Maret lalu, Sihar Petrus Simbolon selaku Direktur Urusan Agama Katolik, menginformasikan kepada tim Keuskupan Agung Jakarta bahwa Setelah draf Anggaran Dasar disahkan Uskup, maka perlu pembentukan pengurusnya melalui SK dari Uskup, maka KAJ membuat surat permohonan kepada Direktur Jenderal Bimas Katolik. Selanjutnya Direktur Jenderal Bimas Katolik menindaklanjuti ke Menteri Agama, dan terakhir pengajuan kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini unit kerja yang menangani pajak.

Sihar Petrus Simbolon menerima tim Keuskupan Agung Jakarta didampingi Kepala Subdit Pemberdayaan Umat Benediktus Haro, Kepala Subdit Penyuluhan Basuki Sigit Taruno, Kepala Seksi Bina Umat Toni Pardosi, dan Kepala Seksi Pengembangan Program Penyuluhan Pormadi Simbolon. Tim Badan Amal Kasih Katolik Keuskupan Agung Jakarta dipimpin oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan, Pastor Samuel Pangestu, Pr didampingi oleh Pastor Antonius Suhardi Antara, Pr, Ibu Theresia Endang Ratnawati, SH, MH, Ibu Yenni Husodo, dan Bapak Sugiyanto.

Menurut draf Anggaran Dasar yang dibahas, Vikjen dan dan timnya masuk sebagai bakal calon pengurus Badan Amal Katolik Katolik yang di singkat BAKKAT dan berkedudukan di Jakarta.

*Pormadi

Berita Lainnya
Kamis, 15 Juni 2017, 13:41

Zeth Sahuburua: Maluku Siap Jadi Tuan Rumah PESPARANI Katolik Nasional

Selasa, 23 Mei 2017, 09:17

Bimas Katolik merupakan Pengakuan Negara atas Umat Katolik

Selasa, 2 Mei 2017, 09:48

Dirjen Bimas Katolik: Hidupkan Kembali Tradisi Keluarga Katolik

Kamis, 30 Maret 2017, 10:30

Perkembangan Baru Gagasan Badan Amal Kasih Katolik

Kamis, 30 Maret 2017, 10:11

Ditjen Bimas Katolik Menyerahkan SK Identitas Lembaga Agama Katolik