Selasa, 21 November 2017, 17:48

Dirjen Bimas Katolik Hadiri Syukuran Penggunaan Gereja Katolik St. Andreas Kim Tae-gon

Dirjen Bimas Katolik menyerahkan SK Nomor 32 dan 539 Tahun 2016 kepada Romo Antonius Gunardi Prayitna MSF

Jakarta,DBKat--Ditjen Bimas Katolik sebagai mitra gereja melalui visi dan misi-nya ingin membangun iman dan ketakwaan umat Katolik ke arah yang lebih baik. Implementasinya, Pemerintah dalam hal ini Ditjen Bimas Katolik memberikan bantuan pelayanan di bidang urusan agama Katolik, seperti pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadat, registrasi rumah ibadat, dan penetapan Lembaga Badan Hukum Keagamaan Katolik.

Gereja St. Andreas Kim Tae-gon termasuk dari sekian banyak Gereja Katolik dan lembaga keagamaan Katolik yang mendapat pelayanan tersebut. Dirjen Bimas Katolik telah menetapkan melalui surat Keputusan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Pemberian Nomor Regsitrasi Rumah Ibadat Katolik di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Dirjen juga telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 539 Tahun 2016 tentang Penetapan Stasi Kim Tae Gon Kelapa Gading Paroki Santo Yakobus Kelapa Gading Sebagai Lembaga Badan Hukum Keagamaan Katolik.

Baca:Lembaga Badan Hukum-Review

Pada kesempatan syukuran penggunan Gereja Katolik St. Andreas Kim Tae-gon, Selasa (21/11) hari ini, Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi memberikan dua Surat Keputusan dimaksud kepada Pastor Kepala Paroki St. Yakobus Kelapa Gading, Romo Antonius Gunardi Prayitna MSF.

Dalam sambutannya, Dirjen menegaskan bahwa Ditjen Bimas Katolik adalah unit teknis Kementerian Agama yang melaksanakan bimbingan masyarakat Katolik. Pelayanan administrasi, pemberian sarana prasarana dalam rangka melaksanakan bimbingan masyarakat Katolik dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Kementerian Agama RI.

Peran Ditjen Bimas Katolik dalam implementasi Program Bimbingan Masyarakat Katolik dilaksanakan melalui dua Direktorat yakni Direktorat Pendidikan Katolik dan Direktorat Urusan Agama Katolik. Salah satu tugas Direktorat Urusan Agama Katolik adalah penguatan lembaga.

Terkait telah berdirinya Gereja Katolik St. Andreas Kim Tae-gon, Dirjen menyampaikan proficiat.

"Saya ucapkan selamat dan proficiat atas berdirinya Gereja St. Andreas Kim Tae-gon. Gereja nan megah ini diberi nama pelindung St. Andreas Kim Tae-gon. St Andreas Kim Tae-gon telah mewariskan kekayaan rohani dan keutamaan-keutamaan dalam gereja Katolik."

Ada tiga hal penting yang menjadi harapan Dirjen Bimas Katolik atas berdirinya gereja ini, yakni: 1) semoga semangat St. Andreas Kim Tae-gon menjadi spirit umat Katolik di Gereja St. Andreas Kim Tae-gon, 2) semoga dengan memiliki tempat ibadat yang layak, para petugas pastoral dan semua umat Katolik dapat melaksanakan ibadah dan pembinaan iman umat secara baik sehingga kehidupan iman umat akan semakin bertumbuh, dan 3) melalui sarana rumah ibadat ini, umat St. Andreas Kim Tae-gon akan menjadi semakin beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai dengan harapan gereja dan cita-cita pembangunan nasional yang dicanangkan Pemerintah.

Selanjutnya, Dirjen Bimas Katolik bersama undangan berkenan meninjau Gereja Katolik St. Andreas Kim Tae-gon. Berikut foto-fotonya:

Gereja St. Andreas Kim Tae-gon Tampak Luar

Dirjen Bimas Katolik bersama tamu undangan berfoto bersama di depan gereja

Bersama-sama membuka pintu Gereja

Dirjen Bimas Katolik dan tamu undangan berfoto bersama di depan Altar

Gua Bunda Maria di depan Gereja

Bersama Ketua FKUB Provinsi DKI Jakarta dan Pembimas Katolik Prov. DKI Jakarta

Di dalam Gereja

Ketua FKUB mengamati lantai 2 bangunan gereja

Patung St. Andreas Kim Tae-gon

(Alfa/Joice)

Berita Lainnya
Selasa, 5 Desember 2017, 14:23

Dirjen: Kita Paksa Dunia Ini Harus Sama Dengan Kita, Padahal Taman Indah Kalau Bunganya Berwarna-warni

Jumat, 17 November 2017, 13:19

Dirjen Bimas Katolik Menerima Kunjungan DPRD Kota Kupang

Selasa, 26 September 2017, 10:32

Hadiri Tahbisan Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Dirjen: Negara hadir bersama Gereja dan Gereja hadir bersama Negara

Jumat, 15 September 2017, 14:08

Pendidikan Kemandirian Yang Digagas Dirjen Sejalan Dengan Cita-cita Komisi PSE-KWI

Rabu, 6 September 2017, 13:21

Sekolah Menengah Agama Katolik Pertama Pulau Timor terlahir di Betun