Kamis, 14 Desember 2017, 13:28

Pertemuan Bimas Katolik dengan Pastor Paroki se-Keuskupan Sibolga

Sibolga, DBKat--Bimas Katolik Kementerian Agama RI mendapat undangan istimewa dari Gereja Katolik Keuskupan Sibolga. Undangan ini dimaksudkan untuk menjalin kerja sama atau sinergitas yang baik di bidang pelayanan dan karya Pastoral kepada seluruh umat Katolik dan lembaganya. Pertemuan bersama ini dilaksanakan di Pusat Bina Iman (PBI) Mela-Keuskupan Sibolga.

Pertemuan selama dua hari ini dihadiri dua lembaga, yaitu lembaga Gereja: Mgr. Ludovicus Simanullang, OFMCap (Uskup Keuskupan Sibolga), Vikjen Keuskupan Sibolga sebagai Panitia dan semua Pastor Paroki se-Keuskupan Sibolga. Paroki yang berada di wilayah Tapanuli 8 (delapan) yaitu: Paroki St. Maria Padangsidimpuan, Paroki Pinangsori, Paroki St. Yosef Pandan, Paroki St. Theresia Katedral Sibolga, Paroki Tarutung Bolak, Paroki Pangaribuan dan Paroki Tumba-Manduamas dan dari Kepulauan Nias 17 (tujuh belas) Paroki yaitu: Paroki St. Maria Gunung Sitoli, Paroki Kristus Gembala Baik, Paroki Gido, Paroki Lahusa Gomo, Paroki Trinitas So Gawunasi, Paroki Hati Kudus Yesus Teluk Dalam, Paroki St. Perawan Maria Teluk Dalam, Paroki Kepulauan Tello, Paroki Amandraya, Paroki Sirombu, Paroki Idanogawo, Paroki Alasa, Paroki Tuhemberua, Paroki Laverna, Paroki Togizita, Paroki Lahewa dan Paroki Talafu.

Sementara dari Lembaga Pemerintah dalam hal ini Bimas Katolik Kementerian Agama dihadiri Direktur Jenderal Eusabius Binsasi, Pembimas Katolik Provinsi Sumatera Utara Ibu Yulia Sinurat dan Kepala Seksi, Penyelenggara serta Pelaksana Tugas Bimas Katolik yang ada di Wilayah Keuskupan Sibolga, yaitu Tota Manombaktua Situmeang (Bimas Katolik Kab. Tapsel), Ida Situmorang (Bimas Katolik Kab. Tapteng), Bintangur Simamora (Bimas Katolik Kota Sibolga), Emanuel Hia (Bimas Katolik Kab. Nias), Setiawan Ndruru (Bimas Katolik Kota Gunung Sitoli), Sofumboro Ndruru (Bimas Katolik Kab. Nias Selatan), Yusrani Zalukhu (Bimas Katolik Kab. Nias Utara) dan Natola Lahagu (Bimas Katolik Kab. Nias Barat) yang ada di wilayah Keuskupan Sibolga.

Pertemuan yang sangat berharga ini sangat diapresiasi, sebagaimana dikatakan oleh Uskup Ludovicus Simanullang, OFMCap pada kata sambutannya. Uskup menyebut bahwa pertemuan yang diberi judul Sinergitas antara Keuskupan Sibolga dan Bimas Katolik merupakan yang pertama kali dilaksanakan. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun kerja sama yang baik antara Lembaga Gereja yaitu Keuskupan Sibolga dengan Pemerintah secara khusus Bimas Katolik Kementerian Agama RI. Sebab baik Keuskupan, maupun Bimas Katolik bekerja bersama untuk membangun umat beriman Katolik ke arah yang lebih baik lagi sebagai warga negara Indonesia. Gereja Katolik yang diwakili oleh Pastor Paroki diharapkan semakin mengerti dan memahami pola kerja dan sasaran kerja Bimas Katolik dan tentu di area mana Keuskupan dan Bimas bisa bersinergi untuk kemajuan umat Katolik baik di bidang kerohanian dan kemajuan ekonomi secara bersama. Hal inilah yang ditegaskan oleh Uskup yang hadir secara penuh mulai dari awal sampai penutupan.

Pertemuan ini juga sangat didukung oleh Bimas Katolik Kementerian Agama RI Indonesia. Dukungan ini nyata dengan kehadiran Dirjen Bimas Katolik Bapak Eusabius Binsasi. Beliau sengaja datang dari Jakarta untuk pertemuan berharga ini. Beliau menjadi narasumber utama tentang karya Bimas Katolik.

Dirjen Bimas Katolik juga menegaskan bahwa baik Bimas Katolik maupun Gereja Katolik dalam sebuah Keuskupan memiliki otonomi tersendiri. Dalam otonomi itu masing-masing bertujuan untuk membangun umat ke arah yang lebih baik. Maka dalam pembinaan dan pendampingan umat Katolik yang adalah karya bersama harus juga berpegang pada aturan otonomi masing-masing.

Pemaparan dari Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI ditanggapi dengan sangatbaik lewat pertanyaan dan informasi yang diminta oleh Uskup dan Pastor Paroki. Diskusi semakin hangat sebab dengan pertemuan ini banyak hal yang harus dibicarakan bersama menyangkut kehidupan umat beriman Katolik.

Pembicaraan bersama ini menghasilkan beberapa kesepakatan yang bisa dilaksanakan secara bersama-sama. Kesepakatan ini sehubungan dengan dua bidang besar, yaitu Bidang Urusan Agama Katolik dan Bidang Pendidikan Katolik.

Masih banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan ini. Namun dalam perjalanan waktu dan kebersamaan kedua lembaga ini semua akan bisa dilaksanakan dan umat Katolik terlayani lebih baik lewat kerja sama kedua belah pihak. Semoga bermanfaat dan berguna bagi kedua belah pihak demi kemajuan umat Katolik di Keuskupan Sibolga.

Pada penutupan, Pembimas Katolik Provinsi Sumatera Utara, Ibu Yulia Sinurat, menyampaikan terima kasih kepada Keuskupan Sibolga yang telah memprakarsai pertemuan ini. Dan pada akhirnya Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Ludovicus Simanullang, OFMCap juga sangat mengapresiasinya dan berpesan hendaknya kerja sama ini dilanjutkan di masa yang akan datang, sehingga umat Katolik semakin merasakan kehadiran Pemerintah di tengah umat.

Kontributor: Tota Manombaktua Situmeang

Berita Lainnya
Senin, 20 Agustus 2018, 15:34

Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah Guru Tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Kabupaten Gunungkidul

Senin, 20 Agustus 2018, 15:02

Mgr. Suharyo: Kemerdekaan adalah Pembebasan dari Kepentingan Sesaat dan Sempit

Kamis, 16 Agustus 2018, 09:59

Memanfaatkan HP Android Untuk Menyusun Media Pembelajaran

Jumat, 4 Mei 2018, 16:14

Pembinaan Iman PNS, TNI, POLRI, BUMN dan BUMD D.I. Yogyakarta, Romo Wegig: Setia Pada Tugas Yang Dipercayakan

Kamis, 4 Januari 2018, 15:16

Maluku Kembali Tegaskan Siap Jadi Tuan Rumah PESPARANI Katolik Nasional Pertama