Kamis, 4 Januari 2018, 15:16

Maluku Kembali Tegaskan Siap Jadi Tuan Rumah PESPARANI Katolik Nasional Pertama

Jakarta, DBKat--Wakil Gubernur Provinsi Maluku Dr. Zeth Sahuburua, SH., MM kembali menegaskan kesiapan Provinsi Maluku menjadi tuan rumah PESPARANI Katolik Nasional yang pertama dalam kunjungan silaturahimnya bersama rombongan kepada Dirjen Bimas Katolik pada Kamis (4/1) di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH. Thamrin No. 6 Jakarta. Hadir pada pertemuan ini Direktur Urusan Agama Katolik, Sihar Petrus Simbolon; Sekretaris DITJENBIMAS Katolik, Agustinus Tungga Gempa; Kasubdit Pemberdayaan Umat, Benediktus Haro; Kabag Keuangan, Albertus Triyatmojo; Kabag Umum, Rifai Andayani; Kabag Perencanaan dan Sistem Informasi, Yohanes Dwimbo Kamil; Kabag Ortala-Kepegawaian dan Hukum, Hari. Pertemuan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan-pertemuan yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Kali ini, Wagub memaparkan detail persiapan pelaksanaan PESPARANI Katolik yang telah dilakukan.

Persiapan ini, menurut Zeth, adalah bagian dari pelaksanaan Surat Menteri Agama RI Nomor B.267/MA/BA.00/07/2017 yang menetapkan Provinsi Maluku sebagai tuan rumah pelaksanaan PESPARANI Katolik Nasional ke I yang diselenggarakan pada bulan Oktober 2018 yang akan datang.

Beberapa poin penegasan Wagub, sebagai berikut:

  1. Sukses PESPARANI Katolik adalah HARGA MATI.

  2. Bagi saya ini adalah sebuah kehormatan memikul tanggung jawab selaku Ketua Umum.

  3. Tanggung jawab ini adalah hal yang sangat serius sehingga setiap orang yang terlibat dalam kepanitiaan wajib benar-benar serius dalam memikul tanggung jawab yang diemban.

  4. Sukses PESPARANI Katolik bukanlah sukses umat Katolik semata, namun sukses kita bersama.

Adapun langkah-langkah yang sudah ditempuh sebagai tindak lanjut persiapan PESPARANI Katolik Tahun 2018 adalah:

  1. Penetapan Keputusan Gubernur Maluku Nomor 196 Tahun 2017 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana PESPARANI Katolik I Tahun 2018 di kota Ambon Provinsi Maluku

  2. Surat Gubernur kepada Bupati/Walikota se-Maluku Nomor 453/2947 tanggal 20 Oktober 2017 perihal PESPARANI Katolik Nasional

  3. Surat Gubernur kepada Menteri Agama RI Nomor 453/3103 tanggal 3 November Tahun 2017 perihal Percepatan Pembentukan LP3K Pusat dan Panitia PESPARANI Katolik Nasional

  4. Surat Wakil Gubernur Maluku selaku Ketua Umum Panitia PESPARANI Katolik Tingkat Provinsi Maluku kepada Uskup Diosis Amboina Nomor 06/PAN-PESPARANI KATOLIK /MAL/X/2017 tanggal 19 Oktober 2017 perihal PESPARANI Katolik Nasional

  5. Surat Wakil Gubernur Maluku selaku Ketua Umum Panitia PESPARANI Katolik Tingkat Provinsi Maluku kepada Sekretaris Eksekutif Komisi Kerasulan Awam KWI Nomor 08/PAN-PESPARANI KATOLIK /MAL/XI/2017 November 2017 perihal Mohon Fasilitas Pertemuan

  6. Rapat-rapat Panitia PESPARANI Katolik Tingkat Provinsi Maluku (Rapat Pleno Terbatas sebanyak 2 kali dipimpin langsung oleh Wagub, Rapat-rapat Bidang Kepanitiaan sebanyak 6 kali dalam rangka penetapan JobDesc, Rencana Kerja dan Anggaran serta Penataan Sekretariat Panitia)

Panitia telah menetapkan Tema PESPARANI Katolik Nasional pertama Membangun Persaudaraan Sejati dengan Subtema Dengan Pelaksanaan PESPARANI Katolik Nasional ke I Kita Padukan Tekad dan Upaya Meningkatkan Semangat Persatuan dan Kebhinnekaan Demi Kemajuan Bangsa dan Kemuliaan Tuhan. Sedangkan Mottonya adalah Dari Maluku Untuk Indonesia.

Adapun matalomba yang akan dilombakan adalah Paduan Suara Dewasa (Pria, Wanita, Campuran), Paduan Suara Gregorian (Dewasa, Anak dan Remaja), Mazmur (Anak, Remaja, Dewasa), Bertutur Kitab Suci Anak, dan Cerdas Cermat Rohani (Anak, Remaja).

Kegiatan akbar yang akan mengundang Presiden RI ini rencananya akan dilaksanakan pada 13 s.d. 22 Oktober 2018 (Kedatangan-Pembukaan-Lomba-Kepulangan).

Wagub berharap kerja sama yang baik dengan DITJENBIMAS Katolik terutama terkait Pembentukan Pengurus LP3KN yang menurut Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi tengah diproses SK Menteri Agama. Dirjen Bimas Katolik juga akan lebih giat mengingatkan kesiapan LP3KD di setiap provinsi melalui Kabid/Pembimas Katolik. Berdasarkan informasi, beberapa daerah telah melakukan Audisi untuk memilih Peserta yang nantinya akan mewakili provinsi masing-masing dalam PESPARANI Katolik Nasional di Ambon.

Semoga Tuhan berkati segala usaha. Sukses Penyelenggaraan, Sukses Pertanggungjawaban, Sukses Prestasi!

(Joice)

Berita Lainnya
Kamis, 14 Desember 2017, 13:28

Pertemuan Bimas Katolik dengan Pastor Paroki se-Keuskupan Sibolga

Selasa, 21 November 2017, 16:10

Jadikan Gereja Katolik Sebagai Tempat Membangun Kemanusiaan Sejati

Selasa, 21 November 2017, 14:49

Manson Sinaga: Hadirnya Gereja Katolik St. Andreas Kim Tae-gon adalah Wujud Sinergitas Gereja, Pemerintah dan Masyarakat

Minggu, 6 Agustus 2017, 19:31

Acara Penutupan AYD ke-7 Tahun 2017: Aku Pancasila, Aku Indonesia, Aku Asia, Aku Bersaudara

Minggu, 6 Agustus 2017, 19:21

Misa Penutupan Kegiatan Asian Youth Day ke-7 Tahun 2017