Jumat, 5 Januari 2018, 14:55

Audiensi Perwakilan Dekenat Utara Keuskupan Bogor dengan Dirjen Bimas Katolik

Jakarta,DBKat--Bertempat di Ruang Rapat DITJENBIMAS Katolik Kementerian Agama, Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi didampingi Kasubdit Kelembagaan F.X. Rudy Andrianto menerima perwakilan Dekenat Utara Keuskupan Bogor yang dipimpin oleh Bapak Semara Duran Antonius, Jumat (5/1). Kehadiran mereka, selain untuk bersilaturahim, juga untuk menyampaikan berbagai harapan, termasuk kemitraan dengan DITJENBIMAS Katolik agar terjalin lebih baik.

Rencananya, Dekenat Utara Keuskupan Bogor akan membuat sebuah kegiatan pelatihan dalam bentuk workshop untuk menyamakan persepsi tentang tugas katekese. Kegiatan itu juga nantinya akan mendalami cara membuat modul katekese. Di wilayah Dekenat Utara Keuskupan Bogor, 70 persen para Katekis adalah volunteer.

Selain menyampaikan rencana kegiatan, perwakilan Dekenat Utara Keuskupan Bogor juga mengungkapkan keprihatinan atas kekurangan Guru Pendidikan Agama Katolik di sekolah-sekolah negeri. Ada sekitar 136 siswa SD sampai SMA yang rencananya akan disatukan untuk diajarkan pendidikan agama Katolik. Anak-anak itu akan diberikan tugas dan ulangan dan dinilai seperti yang biasa dilakukan di sekolah. Selain kekurangan Guru Pendidikan Agama Katolik, kekurangan buku-buku pendidikan agama Katolik menjadi hal yang menjadi keprihatinan.

Semara Duran Antonius menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini berangkat dari keprihatinan perbedaan persepsi tugas katekese di masing-masing paroki. "Masing-masing paroki mempunyai strategi, nah ini yang mau disatukan persepsinya, tentu tidak membuat seragam semuanya tetapi setidaknya menyamakan persepsinya," ungkap Semara Duran Antonius yang juga pernah menjadi Dirjen Bimas Katolik periode 2011-2014. "Para volunteer juga tidak semuanya punya background pendidikan agama, workshop ini adalah pembekalan kepada mereka," lanjutnya. Ia berharap kemitraan dengan Bimas Katolik semakin ditingkatkan dan berharap Bimas Katolik dapat membantu aktivitas-aktivitas gerejani.

Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi merespon positif maksud dan tujuan kehadiran perwakilan Dekenat Utara Keuskupan Bogor. Bagi Dirjen, kemitraan itu tentu harus dijalin dengan baik. Ini adalah bentuk kehadiran Bimas Katolik di tengah-tengah masyarakat. Namun Dirjen berpesan, bahwa segala jenis bantuan ataupun kegiatan, sampaikan dalam bentuk permohonan (proposal) dan tidak mengabaikan regulasi yang ada.

(Joice)

Berita Lainnya
Minggu, 10 Juni 2018, 08:57

Launching Pesparani Katolik Nasional I: Dari Maluku untuk Indonesia

Rabu, 16 Mei 2018, 08:14

Dirjen: Singkirkan Hoax!

Selasa, 3 April 2018, 14:59

Penyusunan SOP Ditjen Bimas Masyarakat Katolik Tahun 2018

Rabu, 28 Februari 2018, 07:52

Dirjen: Menjadi Pembawa Kedamaian melalui Kegiatan-kegiatan Ditjen Bimas Katolik

Jumat, 8 Desember 2017, 14:58

Audiensi Panitia Kongres Orang Muda Lintas Agama Komisi HAK Keuskupan Agung Semarang dengan Dirjen Bimas Katolik