Minggu, 10 Juni 2018, 08:57

Launching Pesparani Katolik Nasional I: Dari Maluku untuk Indonesia

Ambon, DBKat--Bertempat di Taman Budaya, Ambon, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Eusabius Binsasi, menghadiri LaunchingPesparani Nasional I Tahun 2018 di Kota Ambon Provinsi Maluku pada Sabtu (9/6). Launchingini menandai dimulainya rangkaian acara Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik yang akan diselenggarakan pada 27 Oktober s.d. 2 November 2018 di Ambon.

Hadir pada acara ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Provinsi Maluku, Ketua DPRD Maluku, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Ketua III LP3KN, para tokoh agama, para pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Ambon, para Bupati dan Walikota se-Provinsi Maluku.

Dalam sambutannya, Dirjen menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya karena acara Launchinghari ini menandakan kesungguhan komitmen dan kerja keras untuk menyukseskan kegiatan Pesparani Nasional I Tahun 2018. Peristiwa ini merupakan momen bersejarah karena baru pertama kali dalam sejarah Indonesia, umat Katolik dari Sabang sampai Merauke akan hadir dalam ajang Pesparani Nasional.

Dirjen juga mengajak untuk memaknai momen Pesparani ini dalam kaca mata Iman dan suasana kebatinan sebagai warga bangsa. Dalam kaca mata iman, Pesparani sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebuah upaya pembangunan di bidang agama, dan juga sarana bagi umat Katolik agar senantiasa berpartisipasi dan memberi sumbangan positif demi kemajuan bangsa dan negara dalam semangat Kristiani sejati. Sedangkan dalam kaca mata suasana kebatinan sebagai warga bangsa, Pesparani hendaknya menjadi kesempatan umat Katolik untuk menunjukan eksistensi di tengah bangsa dan negara melalui sumbangsih positif demi kemajuan bangsa dan negara.

Di akhir sambutannya, Dirjen berpesan untuk memasukkan nuansa pesta pada ajang Pesparani. "Kita lomba tapi rasa pesta! Filosofi lomba identik dengan persaingan, kompetisi dan mencari yang terbaik, namun jangan lupa, kita dalam nuansa pesta yang mensyaratkan adanya: sukacita, cinta, persaudaraan, gotong royong, pengorbanan, kesetiaan, kekeluargaan dan lain sebagainya," ungkap Dirjen yang juga memberikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Pesparani I di Kota Ambon.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia, Zeth Sahuburua, yang juga merupakan Plt. Gubernur Maluku, dalam awal sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada Provinsi Maluku untuk menjadi tuan rumah Perparani I.

Zeth Sahuburua juga menegaskan kembali bahwa Pesparani merupakan pesta iman, ibadah syukur kepada Tuhan oleh karena itu harus dipersiapkan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk berlomba tetapi juga untuk memuliakan nama Tuhan. "Pesparani ini tidak hanya menjadi milik Saudara-saudara umat Katolik, tetapi menjadi milik semua umat beragama di daerah ini!" tambahnya.

Dalam kesempatan ini pula, Zeth Sahuburua mengajak seluruh umat beragama untuk menyukseskan Pesparani. "Mari kita satukan tekad, sikap, dan pola pikir sehingga pelaksanaan Pesparani dapat berjalan sukses sebagaimana Tri Sukses yang telah dicanangkan, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses pertanggungjawaban." Selamat dan sukses untuk pelaksanaan Pesparani Nasional I Tahun 2018!

(Sakeng)

Berita Lainnya
Jumat, 21 September 2018, 19:21

Dirjen Apresiasi Workshop Kehumasan

Jumat, 22 Juni 2018, 10:18

Dirjen Bimas Katolik Hadiri Jambore Remaja Misioner Keuskupan Agung Jakarta

Rabu, 16 Mei 2018, 08:14

Dirjen: Singkirkan Hoax!

Selasa, 3 April 2018, 14:59

Penyusunan SOP Ditjen Bimas Masyarakat Katolik Tahun 2018

Rabu, 28 Februari 2018, 07:52

Dirjen: Menjadi Pembawa Kedamaian melalui Kegiatan-kegiatan Ditjen Bimas Katolik