Kamis, 16 Agustus 2018, 09:59

Memanfaatkan HP Android Untuk Menyusun Media Pembelajaran

Yogyakarta, DBKat--Metode pembelajaran dalam dunia pendidikan saat ini merangsang pikiran, kemampuan dan keterampilan para guru. Para guru diharapkan dapat lebih mendorong inovasi metode pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan efektif. Hal ini secara tidak langsung akan menarik minat siswa untuk belajar dan mengajak siswa menjadi lebih aktif. Sehubungan dengan hal tersebut, Kamis-Jumat, 2-3 Agustus 2018, bertempat di Gedung Pastoral Paroki Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta telah berlangsung kegiatan Pembinaan Guru Agama Katolik yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo.

Penyelenggara Katolik, Yohanes Setiyanto, S.S., menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 57 guru Pendidikan Agama Katolik baik PNS maupun Non PNS, dari jenjang SD, SMP dan SMA.

"Tema yang diangkat adalah Menyusun Media Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dalam Bentuk Film Berbasis Handphone. Hal yang mendasari pemilihan tema ini adalah bahwa sarana multi media dapat digunakan untuk membuat proses pembelajaran menjadi makin menarik. Faktanya, para guru mempunyai HP Android tetapi belum dimanfaatkan sebagai sarana mengembangkan pembelajaran," terang Setiyanto.

Salah satu Narasumber, Romo Yustinus Slamet Witakaryono dari Komisi Komunikasi Sosial (KOMSOS) Keuskupan Agung Semarang mengungkapkan pentingnya kreativitas dan inovasi guru dalam membuat media pembelajaran. "Salah satu tugas guru menurut UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3 adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Kreativitas dan inovasi guru dalam membuat media pembelajaran masih kurang, untuk itu perlu dikembangkan, salah satunya dengan memanfaatkan HP Android", ungkapnya.

Pembinaan Kompetensi Guru dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag H. Nurudin, SH. MA. Dalam sambutannya, Nurudin mengajak para guru agar selalu melakukan inovasi. Selain inovasi, refleksi harus dijalankan secara rutin agar tahu dan dapat mengatasi tantangan yang ada.

"Semoga, para Guru menjadi contoh yang baik bagi peserta didik dalam memanfaatkan handphone", harap Nurudin.

Narasumber lain, Romo Wita yang hadir bersama tim mengajak guru-guru mendalami dan melakukan praktik mengambil foto, menulis caption foto, menyusun naskah film, mengambil gambar dan mengedit film durasi 1-3 menit sebagai media pembelajaran. Kegiatan yang dilaksanakan 2 hari ini membuat para guru sangat antusias.

Salah satu Guru Pendidikan Agama Katolik sekaligus Kepala Sekolah di SDN Balong Drs. Hertanto, memberikan kesan yang bagus dan bermanfaat tentang kegiatan ini.

"Materi yang disampaikan sangat bagus dan berbobot," ungkapnya.

(sus/ys)

Berita Lainnya
Senin, 20 Agustus 2018, 15:34

Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah Guru Tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Kabupaten Gunungkidul

Senin, 20 Agustus 2018, 15:02

Mgr. Suharyo: Kemerdekaan adalah Pembebasan dari Kepentingan Sesaat dan Sempit

Jumat, 4 Mei 2018, 16:14

Pembinaan Iman PNS, TNI, POLRI, BUMN dan BUMD D.I. Yogyakarta, Romo Wegig: Setia Pada Tugas Yang Dipercayakan

Kamis, 4 Januari 2018, 15:16

Maluku Kembali Tegaskan Siap Jadi Tuan Rumah PESPARANI Katolik Nasional Pertama

Sabtu, 30 Desember 2017, 13:31

Pesan Natal 2017 Presiden Joko Widodo