BERITA

Wednesday, 20 November 2019 09:38 AM

Opini Wajar Tanpa Pengecualian Tidaklah Cukup Harus Didukung oleh Administrasi Keuangan yang Sempurna

Target Serapan 31 Desember 2019

Jakarta (DBKat)--Rabu s.d. Jumat, 13-15 November 2019 bertempat di Hotel Mercure Cikini Jakarta telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Penyelesaian Pertanggungjawaban Keuangan Ditjen Bimas Katolik. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Ditjen Bimas Katolik Aloma Sarumaha. Dalam arahan pembukaan, Sekretaris Ditjen Bimas Katolik menekankan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang penting dan menentukan karena dalam 2 hingga 3 minggu ke depan Direktorat Jenderal Bimas Katolik harus bekerja keras dalam merealisasikan target serapan anggaran. Per tanggal 30 November 2019 realisasi anggaran untuk Satuan Kerja Ditjen Bimas Katolik diharapkan bisa mencapai 90%. Usaha untuk pencapaian target tersebut harus diimbangi dengan sempurnanya penatausahaan dokumen pertanggungjawaban keuangan sehingga Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan dapat terus dipertahankan. “Opini Wajar Tanpa Pengecualian tidaklah cukup, harus didukung oleh Administrasi Keuangan yang sempurna,” demikian disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Katolik.

Kepala Bagian Keuangan Ditjen Bimas Katolik Albertus Triyatmojo menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka menyatukan langkah-langkah pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan menjelang akhir tahun anggaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyelesaikan dokumen LPJ dalam rangka pemeriksaan 2020, mengkalkulasi UP Desember 2019, mengkalkulasi penyelesaian anggaran yang masih ada, dan mendeskripsikan pelaksanaan LPJ Bendahara Pengeluaran (Januari-Oktober 2019).

Selama 3 hari kegiatan, 22 orang Peserta yang terdiri dari Para Pengelola Keuangan Ditjen Bimas Katolik dengan didampingi oleh Kepala Bagian Keuangan Albertus Triyatmojo dan Kepala Bagian Umum dan BMN E. Rifai Andayani, dikoordinasi oleh Kepala Subbagian Pelaksanaan Anggaran dan Perbendaharaan Baidabah, melaksanakan pekerjaan sebagai berikut :

1) Review berkas pertanggungjawaban dan rekonsiliasi sisa anggaran (PPK 1,2, dan 3);

2) Paparan PPK 1,2 dan 3;

3) Rekonsiliasi Kebutuhan Akhir Tahun (Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Pengeluaran Pembantu PPK 1,2 dan 3);

4) Evaluasi LPJ Bendahara Pengeluaran (Hambatan dan Tantangan);

5) Verifikasi Bahan-Bahan PPK 1,2 dan 3;

6) Review Kebutuhan Uang Persedian Bulan Desember 2019.

Kegiatan ini menghasilkan dokumen hasil identifikasi target serapan anggaran akhir tahun 2019 untuk mencapai beberapa hal sebagai berikut :

1) Pelaksanaan Pengelolaan Anggaran Bantuan dapat terlaksana dengan cepat, tepat sasaran, dan akuntabel;

2) Permasalahan pengelolaan anggaran dapat terdeteksi lebih awal;

3) Permasalahan Laporan Keuangan terdeteksi.

Adapun identifikasi target serapan anggaran per 31 Desember 2019 adalah sebagai berikut :

target1targetserapan

 

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 44
Total Hits : 80.02K