BERITA

Wednesday, 27 November 2019 11:27 AM

Penyusunan Pelaporan Evaluasi Program Bimas Katolik Tahun 2019

Kegiatan Penyusunan Pelaporan Evaluasi Program Bimas Katolik Tahun 2019

Jakarta (DBKat) -- Evaluasi sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia sehingga meningkatkan efektivitas dan produktivitas, baik dalam lingkup individu, kelompok, maupun lingkungan kerja, demikian disampaikan Sekretaris Ditjen Bimas Katolik dalam Kegiatan Penyusunan Pelaporan dan Evaluasi Program Bimas Katolik Tahun 2019 berlangsung dari Selasa s.d. Jumat, 26 s.d. 29 November 2019, di Mercure Hotel Hayam Wuruk, Jakarta.

Tujuan evaluasi, sambung Plh. Dirjen Bimas Katolik tersebu, adalah pertama, mereview kompetensi yang telah ditetapkan; kedua, untuk mengetahui apa saja kesulitan yang dialami seseorang dalam kegiatannya sehingga dapat dilakukan diagnosis dan kemungkinan memberikan intervensi; ketiga, untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas suatu metode, media, dan sumber daya lainnya dalam melaksanakan suatu kegiatan; keempat, sebagai umpan balik dan informasi penting bagi pelaksana evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang ada dimana hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengambil keputusan di masa mendatang.

Adapun fungsi Evaluasi kegiatan, menurut beliau, adalah fungsi selektif, fungsi diagnosis, fungsi penempatan, dan fungsi pengukuran keberhasilan. Fungsi selektif adalah fungsi yang dapat menyeleksi seseorang apakah memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Fungsi diagnosa bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan seseorang dalam bidang kompetensi tertentu. Fungsi penempatan bertujuan untuk mengetahui di mana posisi terbaik seseorang dalam suatu bidang tertentu. Fungsi pengukuran keberhasilan berfungsi untuk mengukur tingkat keberhasilan suatu program, termasuk metode yang dipakai, penggunaan sarana, dan pencapaian tujuan.

Pada Laporan Penyelenggaraan, Ketua Panita, Sri Wahyuni, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi dan penyusunan laporan ini diikuti 53 peserta dari Bimas Katolik Kanwil Provinsi se-Indonesia dan juga dari Ditjen Bimas Katolik, 5 panitia dan 6 narasumber. (Sadsunu)

 

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 44
Total Hits : 80.03K