BERITA

Thursday, 05 December 2019 10:13 AM

Penyempurnaan SOP Ditjen Bimas Katolik

Penyampaian Laporan oleh Kasubbag ORTALA Ditjen Bimas Katolik, Ermina Suyanti

Bogor (DBKat)--Sesuai Rencana Kerja Ditjen Bimas Katolik Tahun 2019 yang ditetapkan dalam Keputusan Dirjen Nomor 121 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas terdiri dari delapan area perubahan, salah satunya Penataan Tata Laksana yang memuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengacu pada peta proses bisnis Ditjen Bimas Katolik.

Demikian pernyataan Ermina Suyanti, Kasubbag ORTALA Ditjen Bimas Katolik dalam laporannya pada pembukaan kegiatan Penyempurnaan SOP Ditjen Bimas Katolik, Rabu, 4 Desember 2019 di Bogor.

Ditjen Bimas Katolik, lanjut Ermina, telah mencoba meningkatkan pelaksanaan reformasi birokrasi di berbagai area perubahan dalam rangka penataan sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif, dan efisien. Salah satu wujud perbaikan tersebut, menurut Ermina, adalah melakukan penyempurnaan SOP. Penyempurnaan SOP bertujuan agar unit kerja memiliki SOP untuk setiap output/layanan/penugasan.

Dalam arahannya, Sekretaris Ditjen Bimas Katolik, Aloma Sarumaha, menyampaikan pentingnya SOP untuk meningkatkan penataan layanan kepada massyarakat Katolik, khususnya dalam rangka perbaikan administrasi pemerintahan dan peningkatan kepuasan masyarakat. Karena itu, Sekretaris berharap ada reviu SOP yang sudah ada sebelum melakukan penyempurnaan, terutama untuk mewujudkan cita-cita Presiden Joko Widodo agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat disederhanakan, tidak bertele-tele.

Penyempurnaan SOP ini penting, karena itu Sekretaris berpesan agar semua pegawai menguasai konsep tugasnya masing-masing sehingga bisa dituangkan dalam SOP.

“Mari kita kerjakan betul-betul apa yang menjadi pekerjaan kita dan berjuang untuk tidak salah, sehingga tidak sia-sia. Kalau kita kuasai konsep, diputar kesana kemari juga tidak jadi persoalan. Lakukan reviu SOP yang sudah ada, lalu sederhanakan,” tegas Sekretaris.

Di akhir arahannya, Sekretaris menekankan enam poin penting dalam rangka penyempurnaan SOP Ditjen Bimas Katolik, yakni 1) penyempurnaan SOP harus mendukung tujuan kegiatan dan membantu menghasilkan keluaran berkualitas, 2) SOP harus memperhatikan efisiensi dan efektivitas, karena itu lakukan inovasi dalam bekerja dan tetap memperhatikan aturan yang berlaku, 3) SOP harus dapat memperbaiki cara kerja dan koordinasi dalam bekerja, 4) SOP Pelayanan harus berorientasi kepuasan masyarakat, 5) tingkatkan koordinasi antarunit kerja karena pencapaian tujuan organisasi merupakan tugas kolektif, bukan individu, 6) patuhi deadline pengumpulan draf SOP sehingga bisa ditetapkan tepat waktu.

Kegiatan Penyempurnaan SOP ini dilaksanakan 4 s.d. 7 Desember 2019. Narasumber yang hadir mengisi materi pada kegiatan ini Kepala Subbidang Penyiapan Koordinasi Kelembagaan Pembangunan Manusia dan Kebudayaan KemenpanRB, Redi Kalingga. Hadir juga Donna Aprillida, Kabag Tata Laksana Biro ORTALA Kementerian Agama. (Joice)

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 90
Total Hits : 94.71K