BERITA

Tuesday, 14 January 2020 10:05 AM

Pastoran Gereja Katolik Santo Matius Kapuas Terbakar

Pastoran Gereja Katolik Santo Matheus Kapuas Terbakar

Kapuas (DBKat)--Jumat Subuh (10/1), rumah pastoran Gereja Katolik Santo Matius Kapuas yang beralamat di Jalan Kapten Tendean RT. 5 Nomor 46 Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Sekat Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah hangus terbakar. Akibat kebakaran tersebut, satu korban jiwa meninggal hangus terbakar dalam kamar bernama Safta Rius (53). Seisi rumah, kendaraan bermotor, dan sejumlah uang juga turut hangus. Akibat kejadian ini, kerugiaan diperkirakan mencapai delapan ratus juta rupiah.

Adapun kronologis kejadian dimulai pukul 03.00 WIB ketika FX Aris Sudarmadi CP terbangun dan melihat ada api di bagian dapur. Karena api sudah membesar, Ia keluar untuk menyelamatkan diri. Di dalam kamar belakang tidur Safta Rius dan tidak bisa menyelamatkan diri keluar kamar karena pintu tertutup. Ia pun meninggal dalam kejadian tersebut. Kondisi mayatnya tertelungkup di belakang pintu kamar. Menurut keterangan istrinya, Bibiana, yang bekerja sebagai TU di Sekolah Katolik Santo Paulus Kapuas, suaminya meninggalkan rumah dan keluarganya beberapa hari tanpa pamit. Ia memiliki riwayat gangguan jiwa sekitar 20 tahun yang lalu dan sampai sekarang masih dalam kondisi rawat jalan. Seorang saksi, Mulak Tondang, mengatakan korban ke kompleks Gereja dan minta kepada FX Aris Sudarmadi CP untuk menginap di pastoran. Oleh pastor diizinkan demi ketenangan dan diberikan tempat di kamar belakang.

Api baru bisa dipadamkan pukul 04.00 WIB berkat pertolongan Barisan Pemadam Kebakaran dari Damkar Kapuas, BOB Kapuas, BPK Mandiri dan Balakar 545.

Di dalam kompleks Gereja Katolik terdapat bangunan Gereja dan bangunan aula pertemuan yang sedang dibangun. Keduanya terbuat dari bangunan tembok. Sedangkan rumah pastoran terbilang sudah tua. Di bagian kanan dan kiri kompleks masih ada bangunan rumah warga terbuat dari papan kayu.

Untuk sementara bangunan aula 2 lantai ini dalam tahap finishing menjadi alternatif untuk ruang pelayanan. Lantai 2 diperuntukkan sebagai pastoran sedangkan lantai dasar untuk aula pertemuan umat dan kelompok kategorial. Bangunan aula hampir 90% selesai.

Paroki Kapuas dengan pelindung Santo Matius berdiri sejak 22 Februari 1952 dengan jumlah lingkungan dalam kota 4, 7 stasi, 667 jiwa dalam 197 KK. Digembalakan oleh Pastor FX Aris Sudarmadi CP. Karya pendidikan Katolik terdiri dari TK, SD dan SMPK dalam Yayasan Santo Paulus yang dikelola oleh Suster SPC. Guru Pendidikan Agama Katolik Kemenag di paroki tersebut sejumlah 4 orang dan 1 orang Pengawas. Sedangkan Guru Pendidikan Agama Katolik Pemda berjumlah 4 orang. Adapun Pengawas PAK Katolik, Martinus Saptono, pada bulan Agustus tahun 2020 ini akan memasuki purna tugas.

(Pujanto)

 

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 179
Total Hits : 136.62K