BERITA

Tuesday, 21 January 2020 09:14 AM

Pembahasan Pedoman Pelaksanaan Anggaran 2020 di Tataran Sekretariat Ditjen Bimas Katolik

Rapat pembahasan Pedoman Pelaksanaan Anggaran TA 2020 (Sakeng/DBK)

Jakarta (DBKat)--Memasuki tahun anggaran 2020, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, telah menyusun  RKT (Rencana Kerja Tahunan) sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan Program Bimas Katolik selama satu tahun. Dalam penerapannya, dibutuhkan suatu pedoman pelaksanaan anggaran sebagai panduan seluruh aktivitas Ditjen Bimas Katolik sepanjang tahun berjalan.

Sebelum direalisasikan, Bagian Sekretariat melakukan pendalaman atas pedoman tersebut pada Senin, tanggal 20 Januari 2020 di Ruang Rapat Ditjen lantai 12, Kementerian Agama. Hadir dalam pembahasan tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Katolik – Aloma Sarumaha, para  Pejabat Eselon III dan IV di tataran Sekretariat Ditjen. Penelahaan ini juga sebagai langkah optimalisasi dan efisiensi anggaran yang akan digunakan selama tahun berjalan.

Pada fungsi pelaksanaan, anggaran menjadi salah satu pedoman dalam melaksanakan program kerja, dengan maksud agar pekerjaan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sesuai visi misi yang diusung. Oleh karenanya, anggaran sangat berperan sebagai panduan dalam setiap kegiatan yang dilakukan Ditjen Bimas Katolik. Sedangkan pada fungsi perencanaan, anggaran memberikan gambaran yang jelas dan menjadi pedoman untuk melakukan kegiatan maupun bantuan bagi umat Katolik yang dilayani.  Karenanya pada pendalaman materi pedoman tersebut, dibahas beberapa hal terkait fakta dan masalah yang dihadapi tiap Bagian di tataran Sekretariat.

Fungsi Sekretariat sebagai Elemen Service

Sesuai regulasi, Sekretariat Ditjen Bimas Katolik memiliki struktur yang terdiri dari  empat Bagian untuk menopang pelaksanaan tugas dan fungsi. Adapun empat Bagian tersebut adalah Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi, Bagian Keuangan, Bagian Organisasi, Kepegawaian dan Hukum, serta Bagian Umum dan Barang Milik Negara. Sehingga rapat juga membahas tentang sasaran layanan Bimas Katolik, yang terealisasi dalam layanan rencana kerja dan sistem informasi, layanan pengelolaan keuangan, layanan organisasi, tata laksana, kepegawaian dan hukum, serta layanan sarana dan prasarana Bimas Katolik.

Dalam pedoman itu pun disebutkan bahwa, Sekretariat juga berfungsi memberikan element service (layanan pendukung) terhadap dua direktorat yang ada pada Ditjen Bimas Katolik yaitu Direktorat Urusan Agama Katolik dan Direktorat Pendidikan Katolik. Amanat ini diartikan pula bahwa Sekretariat Ditjen Bimas Katolik bertanggung jawab atas kegiatan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya, yang mana bermuara pada optimalisasi layanan bagi masyarakat Katolik Indonesia.

Persoalan data menjadi pembahasan pula dalam rapat yang dipandu Kabag Keuangan tersebut. Misalnya, paparan tentang profil dan jumlah pegawai Bimas Katolik, baik di Pusat maupun Daerah. Jumlah anggaran yang akan direalisasikan di tahun ini, juga menjadi perhatian peserta rapat. Termasuk struktur Satuan Kerja (Satker) yang bernaung di lingkup Bimas Katolik. Nantinya pedoman ini juga akan menyertakan para penanggungjawab kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan anggaran kegiatan yang diperlukan.  (Maria)

 

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 173
Total Hits : 115.89K