BERITA

Monday, 03 February 2020 11:20 AM

SESDITJEN: Capaian Kinerja Meningkat, Realisasi Anggaran Melampaui Target

Pemaparan Oleh Sesditjen Bimas Katolik, Aloma Sarumaha

Jakarta ( Bimkat ) –  Menteri Agama Fachrul Razi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag tahun 2020 di Hotel Red Top Jakarta, Rabu (29/1). Rapat Kerja Nasional yang berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Januari 2020 mengusung tema ” Moderasi Beragama, Umat Rukun, Indonesia Maju” diikuti 372 peserta yang terdiri dari Pejabat Eselon I dan II Pusat, Kakanwil Kemenag Propinsi, serta Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaam Negeri (PTKN) seluruh Indonesia.

Menteri Agama menegaskan komitmennya untuk membersihkan Kementerian Agama dari pratik korupsi . “Tidak ada hanky panky di Kementerian ini. Pemberantasan korupsi menjadi keharusan di Kementerian Agama untuk menjamin perbaikan layanan publik. 
Saya merasa bangga, saat ini banyak sekali kemajuan yang sudah ada di Kementerian ini, dan harus terus dipertahankan serta dilakukan perbaikan kalau masih kurang,” tegas Menag.

Pesan Menteri Agama ditindaklanjuti dalam Evaluasi Capaian Kinerja. Sesditjen Bimas Katolik  Aloma Sarumaha dalam sesi paparan Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2015 – 2019 menegaskan bahwa trend Pencapaian Kinerja Ditjen Bimas Katolik mengalami peningkatan sejak tahun 2015.

“ Peningkatan Kualitas Kehidupan Umat Beragama Katolik, Kualitas Pelayanan Keagamaan Katolik, Akses Layanan Pemdidikan Katolik, Mutu Pendidikan Agama dan Keagamaan Katolik, dan Kualitas Tata Kelola telah mengalami peningkatan 114,61% di tahun 2019 bila  dibandingkan dengan tahun 2017 ( 107.08% ), tahun 2018 ( 102, 79 % ), “ tegas Sekretaris.

Faktor pendukung keberhasilan selain karena ketrampilan pengelolaan organisasi dan aparatur yang profesional tapi tak kalah pentingnya karena dua alasan penting yakni, Pertama, “Ditjen Bimas Katolik semakin baik dalam pengendalian internal. Pencapaian ini berkat kerjasama yang baik secara internal, juga karena bimbingan Itjen Kemenag yang lemah lembut,” tegas Aloma yang disambut tepuk tangan dan gelak tawa peserta. Kedua, Ditjen Bimas Katolik membangun dan merawat kemitraan yang kuat bersama masyarakat dan pemangku kepentingan. “Mitra utama kami (baca: Ditjen Bimas Katolik) adalah  Gereja Katolik. Gereja Katolik tidak selalu identik dengan KWI karena Gereja Katolik itu otonom dalam setiap wilayah Keuskupan. Gereja Katolik memberi kontrol agar Ditjen Bimas Katolik berjalan di jalan yang benar, ungkap mantan Direktur Urusan Agama Katolik ini dengan tegas.

Kedepan Bimas Katolik siap menerapkan Strategi  Pencapaian Kinerja 2020 – 2024 yang Berbasis Analisis yang menerapkan prinsip – prinsip administrasi, Peningkatan akuntabilitas kinerja pegawai, Peningkatan SDM, Pengelolaan Impact dan Outcome, Kepemimpinan, dan Menerapkan Sistim Pengendalian Internal, tegas Sesditjen diakhir paparannya. (Alfa)

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 173
Total Hits : 115.94K