BERITA

Friday, 06 March 2020 12:17 PM

Plt. Dirjen: Trimakasih Atas Dedikasi 4 Pegawai

Para purna bakti berfoto bersama Plt. Dirjen

Hidup kita itu pasti diawali lahir masa ana-anak, remaja, dewasa, dan terakhir masa akhir hidup. Semua orang akan melalui itu. Itulah siklus kehidupan kita.

Dalam konteks sebagai pegawai, ada tiga tahap yang harus kita lalui. Tahap pertama adalah tahap perpisahan. Kita melamar kerja dan berpisah dari keluarga, lalu memasuki dunia kerja.

Tahap kedua, adalah tahap peralihan. Tahap ini kita berada dalam dunia pengabdian. Kita mengabdi bisa 28 atau 30 tahun atau lebih. Masa peralihan ini sudah dilewati oleh keempat pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Katolik yang memasuki purna bakti per 1 Maret 2020 nanti.

Lalu tahap ketiga adalah tahap integrasi. Tahap ini adalah tahap kita kembali menyatu dengan masyarakat. Keempat pegawai ini sedang memasuki tahap integrasi.

Demikian ungkapan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bimas Katolik Aloma Sarumaha pada acara perpisahan, Jumat (28/02) di ruang rapat lantai 3 Kementerian Agama Jalan Thamrin Jakarta kepada empat pegawai Ditjen Bimas Katolik yang akan memasuki purna bakti (masa pensiun) awal Maret nanti.

Adapun keempat pegawai yang memasuki masa pensiun adalah Fransiskus Endang (jabatan terakhir: Direktur Urusan Agama Katolik), Yulita R. Pinilih Sudaryati (jabatan terakhir: Kasubbag Perencanaan dan Anggaran Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi), Martha Istiyarti (jabatan terakhir: Kasi Pengembangan Program Pemberdayaan Umat pada Subdit Pemberdayaan Umat) dan Yohanes Patti Wulan (jabatan terakhir:  Pengelola Administrasi dan Dokumentasi pada Subbagian Tata Usaha pada Bagian Umum dan BMN).

Kepada keempat pegawai tersebut, Aloma Sarumaha menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, loyalitas, profesionalitas dan komitmen mereka. “Meski pensiun, kita tetap satu keluarga besar Ditjen Bimas Katolik. Sumbangan Anda tidak kecil bagi kemajuan Ditjen Bimas Katolik. Atas nama Ditjen Bimas Katolik, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, profesionalitas, dan komitmen Bapa dan Ibu. Minta maaf atas kekhilafan dan kekurangan yang ada,” demikian ungkap plt. Dirjen.

Sebelumnya, Yulita R. Pinilih Sudaryati salah satu pegawai yang memasuki masa pensiun dan sudah berkarya 28 tahun pada Ditjen Bimas Katolik mengucapkan terima kasih atas kebersamaan selama ini dan meminta maaf atas salah tutur kata yang terucap.

 “I love you, Sarang hae! Tak terasa saya sudah 28 tahun bekerja di Ditjen Bimas Katolik. Banyak pelajaran yang saya petik dari kantor ini, kesedihan, keceriaan, kebersamaan, dan kekompakan. Pada kesempatan ini mohon maaf jika selama kebersamaan di kantor ada salah tutur kata yang terucap karena selama ini saya suka ceplas-ceplos. Semoga ke depan Ditjen Bimas Katolik lebih terjalin harmonis antara atasan dan bawahan sehingga pelayanannya menjadi sempurna. Selamat bekerja dan berkarya,” demikian ungkap Bu Lilik sapaan akrabnya.

Acara perpisahan tersebut diawali dengan perayaan Ekaristi sebagai ungkapan syukur sekaligus pembinaan pegawai Ditjen Bimas Katolik. Kemudian penyampaian sepatah kata dari para pegawai yang akan memasuki pensiun, diselingi hiburan nyanyian dari tim B-Kustik Bimas Katolik, dan pada bagian akhir, ada ucapan salam perpisahan yang diliputi suasana haru dan acara berakhir dengan makan bersama. (PS

Pegawai Ditjen Bimas Katolik yang memasuki masa purna bakti

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 179
Total Hits : 136.65K