BERITA

Friday, 13 March 2020 06:48 AM

Menag Buka Rakor Bimas Katolik: Lakukan Evaluasi dan Tingkatkan Pelayanan

Menag RI memberi arahan

Denpasar (DBKat) Menteri Agama (Menag) RI, Jenderal TNI (Purn.) H. Fachrul Razi mengajak ASN Bimas Katolik Pusat dan Daerah untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan pelayanan. Ajakan tersebut disampaikan Menag  ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Bimas Katolik Pusat dan Daerah Kamis, 12/03, di Denpasar, Bali.

“Saya terima kasih sekali, teman-teman pada Ditjen Bimas Katolik ini telah melakukan tugas dengan baik di mata saya. Pada kesempatan ini kita evaluasi yang lalu, kita lakukan lagi apa program untuk kita lakukan ke depan. Saya yakin rapat koordinasi ini akan bisa menghasilkan yang lebih baik, bagi kemajuan pembinaan kita bagi kemajuan Bimas Katolik, Kementerian Agama, maupun kemajuan bangsa dan Negara,” tegas Menteri Agama.

Lebih lanjut Menteri Agama mengatakan, “Teruslah meningkatkan pelayanan, terlebih membangun iman dan ketaqwaan umat Katolik, dan juga membangun wawasan kebangsaan dan toleransi serta kerukunan”.

Sinergi Bimas dengan Gereja Katolik

Sebelumnya, senada dengan Menteri Agama, Uskup Keuskupan Denpasar, Mgr. Silvester San dalam sambutannya, mengajak para pejabat Bimas Katolik untuk bersinergi antara Gereja dan Pemerintah, dalam hal ini, Bimas Katolik, sebagaimana yang telah dilaksanakan Keuskupan Denpasar dengan Pembimas Katolik Provinsi Bali dalam melayani umat Katolik setempat dalam mewujudkan iman umat yang tangguh, toleran, dan menjadi sahabat bagi semua orang. Selain itu, ia berharap agar Bimas Katolik menjawabi kebutuhan umat Katolik. Ia juga berharap agar Rakor ini menghasilkan buah-buah kebaikan bagi Gereja dan Negara.

“Gereja dan Bimas Katolik  adalah otonom, sejajar dan saling menghormati, saling melengkapi dengan batas wewenang masing-masing. Untuk itu perlu sinergi antara Gereja dengan Pemerintah, dalam hal ini Bimas Katolik. Gereja berharap Bimas Katolik menyuarakan kepentingan umat Katolik,” ungkap pimpinan Keuskupan Denpasar ini.

Fokus Rakor

Panitia penyelenggara melalui laporan panitia yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Aloma Sarumaha menegaskan bahwa fokus Rakor ini adalah mengevaluasi pelaksanaan Program Bimas Katolik Tahun 2019 dan meningkatkan penataan pelaksanaan program Bimas Katolik Pusat dan Daerah Tahun 2020. Pelaksanaan program ini bekerjasama dengan mitra kerjanya, Gereja Katolik.

“Rakor ini berfokus pada dua hal yaitu review Program 2019 dan penataan layanan di bidang agama dan keagamaan. Bimas Katolik bersama dengan mitra kerjanya, Gereja Katolik ikut melaksanakan penguatan moderasi beragama, sebagai salah satu program Kementerian Agama,” tegas Aloma Sarumaha, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Bimas Katolik.

 

Rakor Pejabat Bimas Katolik Pusat dan Daerah akan berlangsung dari tanggal 12-16 Maret 2020 dan diikuti sebanyak 280 peserta  yang terdiri dari Pejabat Bimas Katolik Pusat, Daerah, Pejabat STAKat Negeri Pontianak dan Kepala SMAK Negeri Ende, Keerom, dan Samosir.

Dalam Rakor ini, selain dihadiri Uskup Keuskupan Denpasar, turut hadir juga Direktur Pendidikan Katolik, Plt. Direktur Urusan Agama Katolik, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. (Pormadi)

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 179
Total Hits : 136.59K