BERITA

Monday, 16 March 2020 10:59 AM

Rakor Hasilkan 14 Butir Komitmen, Plt. Dirjen: Realisasikan 2020!

Plt. Dirjen Bimas Katolik memberikan arahan penutupan Rakor, Senin, 16/03 (Foto: Bimas Katolik)

Bali (DBKat), Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Bimbingan Masyarakat Katolik Pusat dan Daerah di Bali yang berlangsung dari 12-16 Maret 2020  menghasilkan 14 butir komitmen untuk diwujudkan bersama pada tahun 2020. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bimas Katolik Aloma Sarumaha menegaskan bahwa aparatur Bimas Katolik ada untuk masyarakat Katolik. Ia meminta keempat belas butir komitmen tersebut diwujudkan pada tahun 2020.

Hal itu disampaikannya pada saat menutup Rapat Koordinasi Pejabat Bimbingan Masyarakat Katolik Pusat dan Daerah di Bali pada Senin (16/03).

“Seperti apapun situasi kita, kita ini ada untuk masyarakat Katolik Indonesia. Seluruh pengabdian kita untuk masyarakat Katolik” tegasnya.

Ia melanjutkan, “Semua komitmen, 14 itu, batas waktunya, semua harus terjawab pada Juli 2020.”

Melihat situasi Kejadian Luar Biasa terkait wabah Covid-19 sekarang, kepada apartur sipil negara pada Bimas Katolik, Plt Dirjen Bimas Katolik mengatakan, “Jangan cemas, tetapi sikapi dengan tenang dan waspada”.

Acara penutupan yang antara lain berupa pembacaan laporan panitia penyelenggara, pembacaan hasil Rakor, kesan dan pesan peserta, menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan diakhiri dengan doa.

Ketua OC membacakan laporan panitia (Foto: Bimas Katolik)

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Yustina Srini menegaskan bahwa acara Rakor berjalan dengan baik dari awal sampai akhir. Rakor berhasil mencapai tujuan yang direncanakan. Semua peserta dalajm keadaan sehat walafiat. “Di tengah merebaknya virus Corona, puji Tuhan semua peserta sehat walafiat,” tegasnya..

Penyerahan Hasil Rakor oleh Ketua SC kepada Plt. Dirjen (Foto: Bimas Katolik)

Ketua Pantia pengarah, A.H. Yuniadi membacakan 14 butir hasil Rakor. Keempatbelas butir komitmen tersebut dapat dibagi ke dalam bidang sekretariat, urusan agama dan bidang pendidikan Katolik. Detailnya keempatbelas butir tersebut sebagai berikut:

  1. Menyediakan aplikasi data secara online oleh Ditjen Bimas Katolik pada Juli 2020 sehingga data dapat terintegrasi secara nasional.
  2. Menyediakan petunjuk teknis perencanaan dan penganggaran  dalam rangka sinkronisasi  dan linieritas kegiatan Bimas Katolik  dari Pusat  ke Daerah yang isinya adalah penyamaan nomenklatur, dan penyesuaian akun dan output.
  3. Mengusulkan penambahan dan penyempurnaan output untuk memperkuat layanan program Bimas Katolik.
  4. Mempublikasikan kegiatan Bimas Katolik  Pusat dan Daerah melalui media Bimas Katolik baik cetak maupun media online
  5. Menguatkan moderasi beragama melalui kegiatan bidang Pendidikan Katolik maupun Urusan Agama dengan memasukkan materi moderasi beragama  dan bekerja sama dengan mitra kerja
  6. Penyelesaian selisih Tukin dan TPG paling lambat Juni 2020.
  7. Menyediakan JUKNIS Penyelenggaraan Pendidikan pada Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri.
  8. Mengupayakan peningkatan kualitas SDM.
  9. Melakukan persiapan pelaksanaan PPG;
  10. Mempercepat regulasi PAUD Taman Seminari;
  11. Mempercepat penyelesaian SK Penetapan Pembayaran Inpassing bagi Guru PAK Non PNS;
  12. Menyediakan JUKNIS seleksi Penyuluh Agama Katolik teladan;
  13. Mensukseskan PESPARANI Tingkat Nasional II di Kupang;
  14. Mewujudkan serapan anggaran 2020 sebesar 97%.

Salah satu peserta, Joula Petronela Makarawung, Pembimbing Masyarakat Katoli Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan pesan agar pejabat Bimas Katolik baik Pusat maupun Daerah ikut mewujudkan komitmen bersama ini.

Salah satu Peserta memberikan kesan dan pesan (Foto: Bimas Katolik)

“Akan lebih indah bagi kita, bila kita semua dapat mewujudkan komitmen bersama ini”, ungkapnya ketika mewakili peserta dalam memberikan kesan dan pesan.

Foto Bersama Peserta Rakor (Foto: Bimas Katolik)

Rakor Pejabat Bimas Katolik Pusat dan Daerah ini berlangsung lima hari dan diikuti sebanyak 280 peserta  yang terdiri dari Pejabat Bimas Katolik Pusat, Daerah, Pejabat STAKat Negeri Pontianak dan Kepala SMAK Negeri Ende, Keerom, dan Samosir.

Rakor ini, selain dihadiri Uskup Keuskupan Denpasar, turut hadir juga Direktur Pendidikan Katolik, Plt. Direktur Urusan Agama Katolik, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. (Pormadi)

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 179
Total Hits : 136.62K