BERITA

Thursday, 19 March 2020 12:06 PM

Mgr Silvester San: Gereja dan Bimas Katolik Bersinergi Melayani

Uskup Keuskupan Denpasar, Mgr. Silvester San memberi Sambutan (Foto: Bimas Katolik)

Bali (DBKat), Bimas Katolik adalah manifestasi hadirnya Pemerintah dalam Gereja Katolik. Bimas Katolik dan Gereja Katolik merupakan dua lembaga yang masing-masing otonom dan harus saling menghormati, karena masing-masing mempunyai batas dan wewenang tertentu yang tidak boleh dijamah pihak lain.

Gereja Katolik dan Pemerintah (Bimas Katolik) adalah mitra kerja setara, saling melengkapi tetapi ada batas-batas kewenangan tertentu.

Demikian ditegaskan oleh Uskup Keuskupan Denpasar ketika memberi sambutan pada saat acara pembukaan Rapat Koordinasi Pejabat Bimbingan Masyarakat Katolik Pusat dan Daerah di Bali yang berlangsung dari tanggal 12-16 Maret 2020.

Mgr. Silvester San mengharapkan sinergi kerjasama antara Gereja Katolik dan Bimas Katolik dapat dicontoh oleh Daerah-daerah lain.

“Di Provinsi Bali dan NTB sinergi antara Gereja Katolik dengan Pembimas Katolik sudah berjalan dengan baik dan harmonis. Saat dilangsungkan Sidang Pleno Pusat Pastoral untuk mengevaluasi karya pastoral yang sudah dilalui dan merancangkan program untuk satu tahun ke depan kedua Pembimas (Bali dan NTB) selalu kami libatkan. Bentuk kerjasama yang sudah terjalin berupa bantuan dana untuk pembangunan rumah ibadat dan bantuan dana untuk menunjang program pastoral Keuskupan/Paroki maupun program pembinaan iman dan spiritual yang ditangani langsung oleh Pembimas Katolik melibatkan Gereja atau Paroki yang ada di wilayah Bali dan NTB. Semoga  kerjasama yang harinis ini juga terjadi di daerah-daerah lain”, ungkapnya.

Mgr. Silvester San yang secara wilayah Gerejani menjadi Gembala Umat Provinsi Bali dan NTB ini mengajak agar para Pembimas Katolik berjalan bersama Pimpinan Gereja Katolik untuk menjadi pelayan umat, untuk menghantar umat memiliki iman yang tangguh dan menjunjung tinggi nilai toleransi, serta mampu menjadi sahabat bagi semua orang.

“Perlu kita sadari, jabatan apapun dalam Gereja Katolik adalah jabatan untuk melayani, dan seorang pelayan hendaknya memperhatikan kata-kata Yesus Sang Pelayan Sejati: ‘Barang Siapa ingin menjadi besar, ia harus menjadi yang terkecil, dan pemimpin sebagai pelayan’ (Luk 22:26) Bercermin pada kata-kaa Yesus ini kiranya Pembimas Katolik berjalan bersama Pimpinan Gereja Katolik untuk menjadi pelayan umat”, ungkap uskup.

Selain memberi sambutan, Mgr Silvester San juga memimpin Perayaan Ekaristi pada Minggu, 15 Maret 2020 di tengah masih berlangsungnya acara Rapat Koordinasi Pejabat BImas Katolik Pusat dan Daerah.  

Dalam khotbahnya, Mgr. Silverster San mengajak umat agar dalam pelayanan kita masing-masing, lebih setia pada perintah Allah daripada kehendak kita pribadi.

Rakor Pejabat Bimas Katolik Pusat dan Daerah ini berlangsung dari tanggal 12-16 Maret 2020 dan diikuti sebanyak 280 peserta  yang terdiri dari Pejabat Bimas Katolik Pusat, Daerah, Pejabat STAKat Negeri Pontianak dan Kepala SMAK Negeri Ende, Keerom, dan Samosir.

Menteri Agama RI, Jenderal TNI (Purn.) H. Fachrul Razi ketika membuka acara Rakor Bimas Katolik (Foto: Bimas Katolik)

Rakor dibuka langsung oleh Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn.) H. Fachrul Razi. (Pormadi)

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 179
Total Hits : 136.60K