BERITA

Tuesday, 29 January 2019 02:05 PM

Integrasi Data, Ditjen Bimas Katolik Gandeng Kemendikbud

Rapat Koordinasi Integrasi Data

(Jakarta, DBKat) Kehadiran Sekolah Menengah Agama Katolik sebagai satuan pendidikan di bawah binaan Bimas Katolik saat ini ikut memberi warna tersendiri bagi pendidikan di Indonesia. Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK), adalah satuan pendidikan formal setara Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mengintegrasikan mata pelajaran keagamaan Katolik dan mata pelajaran umum. Sampai saat ini, sudah 33 SMAK yang mendapat Izin Operasional Dirjen Bimas Katolik, dan karena doa semua pihak, sebanyak tiga SMAK sudah dinegerikan. Pencapaian yang luar biasa karena dukungan semua pihak.

Seiring perkembangan teknologi dan informasi yang telah memberikan dampak yang luar biasa saat ini, SMAK memerlukan penguatan di berbagai bidang, salah satunya adalah data yang digunakan untuk mengambil kebijakan. Karena itu, Subdit Pendidikan Menengah Direktorat Pendidikan Katolik mengambil langkah untuk menjadikan DAPODIK yang dibangun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai satu-satunya pintu pengelolaan data pendidikan bagi SMAK.

DAPODIK adalah sistem pendataan skala nasional yang terpadu, dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional, yang merupakan bagian dari program perancanaan pendidikan nasional dalam mewujudkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif. DAPODIK berbasis teknologi informasi dan komunikasi akan mengintegrasikan sistem informasi pendidikan nasional yang memuat basis data pendidikan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan basis data tunggal yang menentukan keberhasilan dan validitas data sekolah. Ke depannya Data Dapodik dapat menjadi  pusat informasi yang sangat penting dan menentukan suatu arah kebijakan pemerintah pusat maupun daerah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

Acuan pembangunan pendidikan nasional adalah terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal dan Standar Nasional Pendidikan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Untuk mewujudkan pembangunan pendidikan tersebut dibagi menjadi empat faktor/bidang garapan, yaitu: Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Satuan Pendidikan, Peserta Didik, dan Substansi Pendidikan. Dalam implementasinya, ke-empat faktor pendidikan harus tergambarkan atau didukung dengan Data Pokok Pendidikan yang sama sumbernya.

Dalam melakukan entri data pada DAPODIK, masih banyak persoalan yang dihadapi oleh Operator DAPODIK SMAK. Persoalan-persoalan ini, tidak semuanya bisa terjawab karena banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya jaringan internet yang tidak selalu lancar. Di samping itu, persoalan-persoalan teknis lainnya menyangkut sistem juga menjadi kendala di lapangan dan selalu menjadi pertanyaan Operator.

Integrasi data SMAK ke dalam DAPODIK telah berjalan selama empat tahun, dan pada hari ini, Selasa, 29 Januari 2019, Ditjen Bimas Katolik, melalui Direktorat Pendidikan Katolik kembali mempertegas komitmen pentingnya mengintegrasikan data. Karena itu, Ditjen Bimas Katolik mengundang Tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan koordinasi tentang langkah-langkah agar harapan penarikan data melalui integrasi data ini bisa terwujud.

Dalam presentasinya, Tim dari Kemendikbud menyampaikan bahwa integrasi data yang dimaksud bukan berarti copy paste data. Integrasi yang dimaksud adalah integrasi sistem dengan sistem; database dengan database. Karena itu Ditjen Bimas Katolik harus menyediakan server dan SDM yang mumpuni untuk bisa merealisasikan terintegrasinya data ini. Setelah menyiapkan peralatan dan SDM, hal lain yang sangat penting adalah mekanisme kerja harus dibangun dengan baik.

Direktur Pendidikan Katolik, Agustinus Tungga Gempa, mempertegas komitmen untuk menjadikan pengintegrasian data sebagai hal prioritas. Karena itu, Direktur berharap semua pihak membangun kerja sama yang baik, termasuk membangun relasi lebih baik lagi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pihak yang bertugas mengevaluasi pendidikan di Indonesia.

Penjelasan Kemendikbud tentang Integrasi Data

Joice

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 40
Total Hits : 17.21K