BERITA

Saturday, 23 February 2019 09:55 AM

Aloma Sarumaha: Untuk Segala Sesuatu, Ada Waktunya

Foto Bersama seusai Penutupan Rakor, 22 Februari 2019

(Jakarta,DBKat)  Menutup Rapat Koordinasi Pejabat Bimas Katolik Pusat dan Daerah di Jakarta, Jumat (22/2), Sekretaris Ditjen Bimas Katolik Aloma Sarumaha menyampaikan untuk segala sesuatu ada masanya; untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam. Pernyataan ini adalah ungkapan syukur atas proses kegiatan yang telah berlangsung selama lima hari, dan akhirnya harus berakhir.

“Kini kita masuk dalam sebuah masa krisis, yaitu bagaimana waktu itu kita maknai dengan penuh. Itulah yang kita namai dengan penutupan. Ini juga tidak berarti selesai sudah. Tetapi justru, kita akan segera memulai untuk mewujudkan komitmen kita bersama,” ungkap Sekretaris Ditjen Bimas Katolik yang baru dilantik Menteri Agama RI, 7 Desember 2018.

Pertemuan ini berjalan lancar, walau berdasarkan laporan yang diterima Sekretaris dari Dokter yang menangani kesehatan peserta, ada 235 kasus yang menunjukkan kecenderungan perlu diwaspadai mulai dari tensi tinggi, kolesterol, maag sampai sakit gigi.

Sekretaris mengapresiasi pelaksanaan Rakor. “Saya menyampaikan apresiasi tinggi untuk semua pihak, khususnya kepada Panitia,  baik Penyelenggara maupun Pengarah yang dengan caranya sendiri telah berjuang membuat Rakor ini berjalan lancar mengeksplorasi tugasnya. Istimewanya kepada peserta yang begitu antusias ingin segera melaksanakan program kerja untuk mewujudukan target 100%.”

Peserta sudah melakukan atau mengalami masa peralihan dengan penuh sukacita yang dalam istilah liminalitas (Victor Turner) mengindikasikan sebuah masa krisis yang hebat untuk menentukan pilihan (pilihan rasional dan sosial serta rohaniah). Setiap pilihan adalah sebuah proses bagaimana risiko diframming dalam sebuah proses yang objektif, transparan, dan akuntabel sebagai sebuah wujud tanggung jawab pribadi, sosial, dan moral.

Menurut Sekretaris, tanggung jawab untuk mewujudkan komitmen bersama, adalah:

1.     Memberi yang terbaik bagi pelaksanaan tugas dan fungsi Bimas Katolik. Hal terbaik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi adalah kesadaran dan tindakan nyata meningkatkan kualitas dan kapasitas pribadi melalui pembangunan dan pengembangan jaringan pribadi dan sosial.

2.     Empat hal pokok yang mau diwujudkan pada tahun 2019, yaitu 1) MORA One Search, 2) modernisasi gedung dan/atau sarana prasarana, 3) pengembangan SDM, dan 4) publikasi prestasi Ditjen Bimas Katolik.

3.     Identifikasi item yang diperlakukan sebagai norma untuk kemudian pengembangan instrumen. Basisnya adalah RKA-K/L 2019 yang sudah disusun di tahun 2018. Jangan sampai kehilangan arah atau jejak. Itulah mengapa perlu memahami dengan baik PMA 13/2012 dan PMA 42/2016 karena itulah kekuatan Kementerian Agama.

Adapun beberapa hal yang menjadi pesan penting Sekretaris kepada peserta Rakor, adalah:

Pertama, pertemuan ini bagus, hidup dan dinamis. Situasi dan suasana rakor ini seolah memberi kesan sugestif kuat dan inspiratif untuk mempertimbangkan kembali format yang selama ini sudah dibangun, dan ingin Sekretaris tawarkan kembali agar Rakor ini diadakan setiap tahun. Dokumen penting telah ditandatangani. Itulah wajah atau profil perjanjian kerja dan sekaligus perjanjian kinerja di tahun 2019 ini.

Kalau meminjam satu konsep budaya Maluku yaitu pela gandong, maka kalau perjanjian ini tidak tercapai, maka kita akan merasa malu kepada Masyarakat Katolik, malu kepada Negara melalui institusi Kementerian Agama, cq Ditjen Bimas Katolik. Maka kita perlu bahu membahu untuk menyukseskannya, jangan sampai stagnan. Komunikasi timbal balik harus terus mengalir dengan baik dan santun. Di situlah dinamika dan dialektika kemanusiaan kita dan ke ASN-an kita bekerja dan menemukan relevansinya dengan baik.”

Kedua, kebijakan pelaksanaan tugas kita adalah dari pinggir ke tengah. Pusat, entah itu Provinsi dan/atau Jakarta, akan kuat, jika Kab/Kota kuat. Maka 2019 penguatan itu kita deklarasikan.

"Saudara-saudaraku Kabid dan Pembimas, marilah kita buka lembaran baru, kita buka akses luas kepada Kasi dan Gara Bimas Katolik. Kita harus memberdayakan Kepala Seksi dan Penyelenggara. Mereka lah yang menjadi ujung tombak pelaksanaan tugas dan fungsi bimbingan masyarakat Katolik. Ini tidak bermaksud saling meniadakan. Tetapi justru menguatkan jaringan sosial. Dengan demikian kita harus membarui mind set kita sebagai betul-betul bottom up, termasuk berpikir sistemik, atau malah berpikir meta kognitif, gunakan cara kerja induktif-deduktif atau cara kerja etik-emik, kita bergerak dari pinggir menuju tengah yang menyejukkan,  membahagiakan, dan menggairahkan”.

Ketiga, reward and punishment akan dilakukan dengan penuh optimisme dan konsisten.  Maka rencana kerja bertingkat akan kita jadikan sebagai kriteria bagaimana Kasi/Gara, Kabid dan Pembimas serta Unit Eselon II dan I membangun dan menguatkan eksistensinya dalam memberikan layanan kepada Masyarakat Katolik. Jika berhasil dan sukses mewujudkan rencana kerja yang diharapkan maka salah satu rewardnya adalah peningkatan jumlah anggaran. Tetapi kalau sebaliknya, maka punishmentnya adalah pengurangan anggaran. Kita akan pantau dengan serius dari Pusat. Jika ada Daerah yang dianggap sebagai 'memiliki jalan sendiri' atau desersi, maka mekanisme anggaran akan kita perlakukan sebagai mekanisme 'terpusat'. Artinya menjadi kegiatan Pusat di Daerah.

Keempat, secara manajerial, tugas kita secara ajek, menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan fungsi, baik administratif maupun elektronik dengan penuh tanggung jawab. Peran operator harus semakin ditingkatkan. Hindari terjadinya keterlambatan melaksanakan input sesuatu hal menurut ketentuan yang ada. Ikuti betul prosedur yang ada (SOP). Hindari kecenderungan menafsir ulang atas apa yang sudah ditetapkan. Kalau ada rasa tidak percaya diri, maka tanyakan langsung ke Pusat, contoh dalam hal melaksanakan Juknis.

Rakornas ditutup dengan perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh Romo Heri Wibowo, Pr.

Joice

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 43
Total Hits : 30.10K