BERITA

Wednesday, 29 May 2019 09:37 AM

Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Menengah Regio Sulawesi

Peserta Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik

Makassar (DBKat) --Saat ini kemajuan peradaban dunia sudah sangat tinggi terutama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi begitu mendunia hingga membuka sekat isolasi masyarakat di belahan dunia. Apalagi di era industri 4.0, sudah banyak perubahan yang terjadi. Peran manusia banyak digantikan oleh robot.  Namun satu hal yang tidak dapat diganti oleh robot, yaitu agama. Demikian dijelaskan oleh Dirjen Bimas Katolik, Eusabius Binsasi, diawal arahannya pada acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Menengah Regio Sulawesi di Makassar, Senin (27/5).

Dirjen menyampaikan ada tiga tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan, yaitu: 1) Bagaimana mempertahankan dan meningkatkan hasil pembangunan yang telah dicapai; 2) Bagaimana meningkatkan mutu dan daya saing output pendidikan; 3) Bagaimana menguatkan tata kelola akuntabilitas dan citra publik tentang pendidikan.

Pada Bimtek yang bertema “Jaga Kebersamaan Umat” ini, Dirjen menjelaskan bahwa Ditjen Bimas Katolik melalui Direktorat Pendidikan Katolik, menanggapi dan menjawab tantangan tersebut dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan agama Katolik. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Bimtek bagi para guru pendidikan agama Katolik. “Kami akan selalu berjalan bersama dan memfasilitasi. Tetapi kita juga harus berjalan bersama Gereja,” lanjut Dirjen.

Melalui Bimtek ini, diharapkan dapat memurnikan dan mengembangkan motivasi atau spiritualitas Guru Agama Katolik sebagai kompetensi inti seorang Guru Pendidikan Agama Katolik. Selain itu, diharapkan juga para guru dapat lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik.

Kepada 52 Guru Agama Katolik yang mengikuti bimtek, Dirjen berpesan agar para guru dapat mengelola hati dengan baik. “Manage hati supaya bisa memberikan hati kepada anak didik. Supaya mereka memiliki hati yang mengasihi, hati yang mencintai, dan hati yang mengampuni,” pesan Dirjen.

Hadir pada acara pembukaan Bimtek yang berlangsung dari tanggal 27 s.d. 31 Juni ini, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abd. Wahid Thahir, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan,  Antonius Yunanto U.N., dan Kasubdit Pendidikan Menengah, Hari. 

 (Sakeng)

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 43
Total Hits : 45.74K