BERITA

Wednesday, 28 August 2019 05:20 AM

Siswa Katolik Harus Tangguh, Berani, dan Misioner

Pembimas Katolik DIY Memberi Bekal Kepada Peserta Kegiatan

Yogyakarta (DBKat)--Siswa siswi Katolik sebagai generasi muda merupakan aset dan harapan masa depan bagi bangsa dan bagi gereja yang perlu dibina dan dikembangkan. Kelangsungan suatu bangsa di masa yang akan datang sangat tergantung kepada generasi muda saat ini. Oleh karena itu, para siswa perlu dipersiapkan sejak dini dengan dibekali berbagai keahlian seperti keahlian dalam bidang organisasi, manajemen dan kepemimpinan (Leadership).

Generasi muda khususnya para siswa tingkat menengah sebagai “Agent of Changes” atau sebagai orang yang dapat membuat terjadinya perubahan merupakan pionir dan tonggak kemajuan bangsa. Para siswa diharapkan mampu menjadi penerus bangsa yang dapat mengubah wajah dunia nantinya. Untuk itu diperlukan suatu kegiatan yang dapat melatih dan membimbing para siswa menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat.

Seiring dengan dinamika tersebut, Bimas Katolik Kanwil Kemenag DIY memandang perlu diadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan untuk siswa siswi Katolik Tingkat Menengah dengan tema “Siswa Katolik Tangguh, Berani dan Misioner”.

Kegiatan yang diikuti oleh 60 siswa siswi Katolik se-Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari 30 orang siswa siswi Katolik Tingkat SMP dan 30 orang siswa siswi Katolik Tingkat SMA/SMK ini dilaksanakan pada Selasa-Rabu (27-28/08) bertempat di Rumah Pembinaan Carolus Boromeus (RPCB) Syantikara Yogyakarta.

Dibuka secara resmi oleh Pembimas Katolik Kristoforus Sinselius, para peserta tampak sangat antusias dan senang dapat mengikuti kegiatan ini.

Dalam arahannya, Pembimas Katolik menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan dalam rangka proses pembentukan karakter bagi generasi muda.

“Latihan kepemimpinan akan menjadi awalan untuk membentuk pribadi harapan masa depan bangsa dan gereja. Untuk menjadi kader harus dimulai dari diri sendiri, memimpin diri sendiri dan berani menjadi pemimpin di mana saja,” ungkap Kristoforus.

Lebih lanjut Pembimas Katolik menyampaikan bahwa anak-anak Katolik harus menjadi anak yang tangguh, berani dan misioner.

“Kita harus bisa menjadi orang yang bermutu, menjadi anak yang tangguh, berani dan misioner, menjadi anak yang bertanggung jawab dan menjadi anak yang disiplin,” ungkapnya.

 (sus)

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 43
Total Hits : 45.06K