BERITA

Friday, 06 September 2019 07:57 AM

Plt. Dirjen: Kita Harus Mempromosikan Kegiatan Kementerian Agama

Prof. Dr. Muhammadiyah Amin, M.Ag

Jakarta (DBKat)--Penyampaian informasi dapat dilakukan melalui bermacam sarana. Di era teknologi ini, media tidak terbangun stagnan. Media pun berkembang dari yang konvensional (majalah, koran, TV, radio) menjadi media daring dan media sosial. Sesuai dengan perkembangan ini pula, media pemerintah perlu menyesuaikan bentuk dan konsepnya sehingga pelayanan informasi bisa berjalan efektif. Oleh karena itu, Ditjen Bimas Katolik melalui Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Jurnalistik Ditjen Bimas Katolik pada tanggal 3 s.d. 6 September 2019 di Jakarta.

Plt. Dirjen, Prof. Dr. Muhammadiyah Amin, M.Ag., menyampaikan bahwa saat ini perkembangan media sangat cepat, termasuk pelayanan administrasi. Semua menjadi terbuka. Hal ini merupakan sisi positif di mana menjadi keterbukaan informasi publik.

Menteri Agama, lanjut Plt. Dirjen, telah me-launching tiga mantra Kementerian Agama, yaitu moderasi beragama, kebersamaan umat, dan integrasi data. Plt. Dirjen teringat 3 syarat yang disampaikan oleh Quraish Shihab terkait moderasi beragama, yaitu pertama bahwa seseorang harus memiliki pengetahuan tentang moderasi beragama. Kedua, jangan cepat emosi dan menyalahkan orang lain. Dan ketiga, tetap hati-hati karena belum tentu pendapat kita itu adalah suatu kebenaran. Sedangkan terkait kebersamaan umat, Plt. Dirjen mengatakan bahwa semua agama adalah benar. “Tidak boleh ada prinsip ‘ajaran saya saja yang benar’, karena kemanusiaan yang harus diutamakan,”. ucap Plt. Dirjen. Dan untuk integrasi data, Plt. Dirjen mengungkapkan bahwa salah satu kelemahan di Kementerian Agama adalah kurang meng-update data untuk dipublikasikan. “Aplikasi di Kementerian Agama sangat banyak sehingga Menteri Agama menekankan untuk melakukan integrasi data,” tambah Plt. Dirjen.

Dihadapan 44 peserta dari seluruh Indonesia, Plt. Dirjen menegaskan bahwa saat ini tidak bisa lagi menghindar dari kemajuan teknologi. “Pak Menteri Agama selalu mengatakan ‘Orang Kementerian Agama tidak boleh gaptek, tidak boleh ketinggalan informasi, selalu membaca’. Selain itu, juga harus mempromosikan kegiatan Kementerian Agama,” ucap Plt. Dirjen.

Sementara itu sebelumnya, Ketua Panitia, Maria Loek Nama Massang, dalam laporannya menyampaikan tujuan dari Bimtek ini, yaitu:

1. Meningkatkan koordinasi pelaksanaan tugas dalam hal pengembangan sistem informasi.

2. Memahami teknik-teknik penulisan berita keagamaan sesuai standar jurnalistik yang baku dalam rangka mengembangkan sistem pelayanan publik yang transparan, efektif, dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi.

3. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi sehingga lebih optimal dalam pemanfaatannya.

Dari kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memahami teknik-teknik penulisan berita keagamaan sesuai standar jurnalistik yang baku, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sehingga dapat lebih optimal dalam pemanfaatannya, serta dapat membangun hubungan baik dengan media.

Selamat mengikuti Bimtek Jurnalistik, semoga semakin giat mempromosikan kegiatan Kementerian Agama, khususnya Bimas Katolik.

Dibaca
Today Visitor :1
Total Visitor : 43
Total Hits : 45.08K